Radar Batang

Blusukan ke Sekolah, Ini yang Dilakukan Bupati Wihaji

Pendidikan Karakter dari Wihaji

MENGAJAR – Bupati Batang, Wihaji, saat memberikan pendidikan karakter ke siswa SMPN 6 Batang, Kamis (27/9).
NOVIA ROCHMAWATI

Batang – Bupati Batang, Wihaji, kembali menyambangi sekolah untuk memberikan motivasi pendidikan karakter. Seperti yang dilakukannya di SMPN 6 Batang, Kamis (27/9), suami Uni Kuslantasih itu mengajak siswa SMPN 6 Batang yang terkenal dengan sebutan Spensix untuk mengarusutamakan kejujuran.

Menurutnya, kejujuran sendiri menjadi modal utama untuk membangun bangsa. Ia berharap, siswa-siswi Spensix dapat menerapkan kejujuran, baik di lingkungan sekolahan maupun rumah. Penerapan nilai kejujuran di lingkungan sekolah yakni jujur untuk tidak mencontek dalam hal pelajaran.

“Saya lebih hormat kepada siswa yang nilainya jelek tetapi jujur. Daripada nilainya bagus tapi dengan mencontek. Untuk itu, mari junjung tinggi nilai kejujuran pada diri kita,” pinta Wihaji.

Tak hanya itu, Bupati juga meminta siswa lebih selektif dengan perkembangan teknologi. Khususnya untuk bisa memfilter teknologi mana yang membawa manfaat, bukan kemudaratan. Perkembangan teknologi diharapkan dibarengi dengan pendidikan karakter yang baik, sehingga para pelajar tidak mudah terpangaruh negatif globalisasi.

“Perkembangan zaman sudah luar biasa dengan kemajuan teknologi informasi ini. Tentunya hal ini pengaruhnya sangat luar biasa. Kebanyakan sudah melunturkan karakter sopan santun dan saling menghormati satu sama lain. Maka pendidikan karakter ini penting karena di setiap Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama sudah diberikan surat edaran terkait Peraturan Bupati tentang pendidikan karakter,” imbuh bapak tiga anak ini.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menghimbau para pelajar untuk mengikuti peraturan yang telah dicanangkan Pemda terkait gerakan mematikan Handphone dan TV pada jam 18.00 sampai 20.00 WIB. Untuk memotivasi para siswa, Wihaji juga memberikan tabungan Rp 500 ribu kepada siswa yang berani tampil dan benar menjawab kuis serta siswa berprestasi.

Tak hanya itu, pada kesempatan tersebut, Wihaji juga memberikan sepeda kepada salah satu siswi, yakni Auliya Rahma. Siswi asal Kalipucang Kulon itu diapresiasi lantaran ketrampilannya dalam MTQ. Terlebih, saat mengikuti kejuaraan MTQ tingkat Kecamatan beberapa waktu lalu, sepeda milik Aulia hilang dicuri.

“Kami memberikan apresiasi besar terhadap siswa-siswi yang berprestasi, baik akademik maupun non akademik. Pemkab akan terus berupaya memberikan motivasi bagi sekolah untuk terus menggenjot siswa – siswinya meraih prestasi. Karena ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab untuk turut mesuport pelajar dalam meraih prestasi, sehingga kualitas pendidikan di Kabupaten Batang makin meningkat,” tandasnya. (nov)

Facebook Comments