Radar Batang

Bupati Ingatkan Ortu Matikan TV

NOVIA R
SWAFOTO – Bupati Wihaji saat melakukan Kegiatan Bupati Mengajar di SMPN 1 Reban beberapa waktu lalu dan berswafoto dengan pelajar dan guru.

BATANG – Bupati Batang, Wihaji mengingatkan masyarakat tentang program Matikan TV dan Smartphone. Program ini pun sering ia sosialisasikan di sela-sela kegiatannya. Utamanya ketika berhadapan langsung dihadapan masyarakat.

Meski pencanangan program dilakukan di Kecamatan Reban, namun program ini penerapannya menyeluruh di Kabupaten Batang. Dimana sedari pukul 18.00-20.00 WIB, orang tua diimbau untuk mematikan TV dan Smartphone. Dan menggunakan waktu tersebut sebagai sarana pendidikan karakter dan waktu berkumpul keluarga.

“Akhir bulan Agustus lalu kami sudah canangkan program matikan TV dan Smartphone di Kecamatan Reban. Meski begitu pelaksanaannya tetap menyeluruh se Kabupaten Batang. Oleh karenanya memang di tiap kesempatan kami selalu sampaikan kepada masyarakat untuk mematikan TV dan Smartphone. Khususnya orang tuanya, jangan hanya menyuruh anaknya, tapi harus bisa menjadi contoh,” terang Wihaji saat diwawancarai, Rabu (26/9).

Diterangkan, Wihaji berharap orang tua tidak hanya sekadar menyuruh, tapi juga mematikan TV dan Smartphone. Dan manfaatkan waktu tersebut untuk membangun pendidikan karakter anak, atau mendorong semangat literasi anak. Salah satunya dengan Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku (Gernasbaku). Atau diisi dengan belajar memperdalami agama ataupun Alquran.

“Di waktu itu orang tua diharap bisa mengarahkan anak untuk belajar atau membaca. Karena kita juga ada kegiatan Gernasbaku untuk merangsang anak lebih mencintai membaca buku. Atau bisa juga dengan kegiatan mengaji dan lainnya,” terang suami Uni Kuslantasih ini.

Wihaji berharap ke depan program ini dapat membentuk karakter generasi muda Batang. Khususnya untuk menangkal pengaruh buruk globalisasi. Ia juga berharap generasi muda dapat lebih mengembangkan ilmu agamanya. Sehingga tidak hanya cerdas di bidang akademik tapi juga berakhlakul karimah. (nov)

Facebook Comments