Radar Kajen

Awas, Minimarket Jadi Incaran Perampok

TRIYONO
APEL 3 PILAR- Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono didampingi Bupati Pekalongan Asip Khobihi dan Kapolres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan dan Dandim Pekalongan, Letkol M Rida usai Apel Besar di Lapangan Setda, Rabu (26/9).

*Polda Perketat Pengamanan

KAJEN – Belakangan ini, minimarket menjadi incaran kawanan pencuri dan perampok. Beberapa kasus terjadi di beberapa daerah di Jawa Tengah. Terakhir, dalam sehari pencurian dan perampokan menggasak minimarket di Semarang dan Karanganyar.

Atas kondisi tersebut, Polda Jawa Tengah telah menerjunkan Tim guna mengungkap kasus tersebut. Polisi juga memperketat pengamanan.

hal itu dibenarkan Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono, kepada sejumlah awak media usai menghadiri deklarasi damai tiga pilar di Lapangan Setda Kabupaten Pekalongan, Rabu (25/09). Kata dia, untuk mengungkap kasus pemboobolan minimarket di Semarang dan Karangayar sudah dibentuk tim.

“Ya memang beberapa wilayah terjadi itu dan kita menurunkan tim dari Polda untuk bersama-sama dari Polres mengungkap kasus ini,” terangnya.

Guna mengantisipasi kejadian serupa, Irjen Pol Condro menginstruksikan jajarannya untuk memperketat pengawasan dengan patroli di tempat-tempat rawan kejahatan, terutama yang beroprasi 24 jam.

“Selain memperketat pengawasan, kami akan memberikan sosialisasi ke mini market yang ada di Jateng agar lebih waspada. CCTV juga wajib dipasang di tempat pelayanan publik yang buka 24 jam, seperti mini market dan SPBU,” tegasnya.

Kapolda Jawa Tengah menambahkan bahwa pihaknya belum bisa memastikan pelaku pembobolan merupakan satu jaringan, karena masih dalam penyelidikan.

“Ini masih dalam proses penyelidikan, ya kalau terungkap nanti kita bisa ungkap Apakah ada jaringannya atau tidak,” lanjutnya.

Sementara dengan dibukanya tempat usaha 1 x 24 jam yang rawan akan aksi kejahatan, Kapolda tidak akan membatasi. Meski begitu, pihaknya akan terus melakukan patroli
.
“Karena kita tidak boleh membatasi masuk ke ranah proses usaha aktivitas masyarakat, tapi kita akan justru menguatkan 1 x 24 jam. Kita pun harus dalam kondisi pengamanan yang kita tingkatkan juga patroli patroli pada tempat-tempat tersebut sehingga aktivitas berjalan aman,” imbuhnya. (yon)

Facebook Comments