Radar Jateng

Bawa Senpi dan Parang, Perampok Indomaret Sekap Karyawan dan Kuras Uang di Kasir

Bawa Senpi dan Parang, Perampok Indomaret Sekap Karyawan dan Kuras Uang di Kasir

TUTUP: Beberapa karyawan Indomaret Jalan Pemuda Pati menunggu di luar toko. Polisi masih menyelidiki perampokan yang membawa sajam kemarin pagi.
SRI PUTJIWATI/RADAR KUDUS

PATI – Kawanan perampok bersenjata api dan parang menyatroni Indomaret timur Pertigaan Gemeces, Jalan Pemuda, Desa Sarirejo, kemarin dini hari. Dua karyawan yang berjaga sempat disekap di dalam gudang. Sementara pelaku menguras uang di kasir dan brankas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini, peristiwa terjadi kemarin sekitar pukul 01.30. Saat itu datang mobil Toyota Avanza silver di depan Indomaret. Pelaku memarkirkan mobil dalam posisi mundur. Lalu ada empat pria turun dari mobil dengan mengenakan masker (penutup wajah). Dua pria membawa senjata api dan dua lainnya membawa parang.

Di dalam Indomaret ada dua karyawan. Mereka Eko Nalendra, 20, warga Desa Winong, Pati, dan Wahyu, 25, asisten kepala Indomaret yang juga warga Desa Tambaharjo, Pati. Eko berada di dalam toko. Sedangkan Wahyu berada di kamar mandi gudang belakang toko.

Keempat pelaku masuk ke toko. Dua pelaku mengancam Eko dengan menodongkan senjata api dan menanyakan keberadaan karyawan lain. Satu pelaku berjaga di kasir. Tiga pelaku lain beserta Eko mendatangi Wahyu di belakang toko.

“Para pelaku menanyakan kunci brankas gudang kepada saya. Karena ketakutan, saya pun mengambil kunci di laci kasir dan kembali lagi ke gudang membuka brankas. Pelaku mengambil uang di dalam brankas Rp 18 juta,” tutur Wahyu.

Setelah berhasil mengambil uang di dalam brankas, para pelaku mengikat tangan Wahyu dengan kabel. Sedangkan Eko, tangannya diikat dengan mukena. Para pelaku lantas menguras uang di dalam laci kasir Rp 500 ribu. Juga mengambil beberapa rokok di belakang kasir. Mereka lantas kabur.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Iistiwidayati melalui Kasatreskrim AKP Yusi Andi mengaku, selang lima menit setelah disekap di dalam gudang, kedua karyawan Indomaret menelepon supervisor toko. Kemudian melapor ke Mapolres Pati. Petugas langsung mendatangi lokasi kejadian setelah mendapatkan laporan perampokan itu. “Paginya kami memanggil lagi kedua karyawan untuk meminta keterangan. Sementara toko kami tutup, karena masih penyelidikan,” jelasnya.

Dia menuturkan, berdasarkan keterangan para saksi, pelaku membawa senjata api (senpi). Namun pihaknya belum bisa memastikan senpi itu asli atau mainan. “Saksi juga mengatakan ciri-ciri pelaku,” katanya.

Saat ini pihaknya masih menyelidiki. Beberapa barang bukti sudah diamankan sebagai barang bukti. Meliputi kabel dan mukena yang digunakan mengikat karyawan serta CCTV. “Kami juga berkoordinasi dengan polres kota lain. Sebab, ditengarai ada kejadian serupa dengan ciri-ciri pelaku perampokan di Indomaret Gemeces,” imbuhnya. (put/lin)

Facebook Comments