Metro Pekalongan

Ayo Bawa Kucing dan Anjing Anda untuk Divaksin, Gratis

Suntik Vaksin Hewan

SUNTIK VAKSIN – Dokter hewan pada Puskeswan Kota Pekalongan sedang memberikan suntikan vaksin rabies ke kucing peliharaan warga, kemarin (25/9).

KOTA PEKALONGAN – Mengantisipasi penyakit rabies di Kota Pekalongan, Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) pada Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pekalongan menggelar pelayanan vaksinasi rabies secara gratis.

Vaksinasi berlangsung selama lima hari, mulai Senin (24/9) hingga Jumat (28/9) mendatang, di Puskeswan Jalan WR Supratman 69, Panjang Wetan, Pekalongan Utara.

Dokter Hewan Puskeswan Kota Pekalongan, drh Fitriya Khurniawati, menjelaskan pemeriksaan dan vaksinasi gratis itu diperuntukkan bagi kucing dan anjing peliharaan warga. Untuk bisa mendapatkan pelayanan ini, pemilik hewan harus mendaftar terlebih dulu karena kuota terbatas.

Ternyata, program vaksinasi rabies gratis itu mendapat sambutan antusias dari para pemilik kucing dan anjing di Pekalongan. Tercatat sudah ada ratusan ekor anjing maupun kucing yang didaftarkan untuk mendapat vaksinasi. Adapun syarat hewan yang akan divaksin adalah dalam kondisi sehat, berusia di atas empat bulan, dan tidak sedang bunting.

“Sampai dengan hari ini telah terdaftar 287 ekor kucing dan anjing yang akan divaksinasi. Di hari pertama (24/9), telah terlayani 53 ekor,” ungkapnya kemarin.

Dia menuturkan, pemberian vaksinasi rabies gratis ini sekaligus dalam rangka memperingati hari rabies sedunia tahun 2018, atau “World Rabies Day 2018”.

Fitriya menambahkan, tujuan kegiatan ini juga untuk menyosialisasikan kepada masyarakat, khususnya warga Kota Pekalongan bahwa penyakit rabies sangatlah berbahaya. Apalagi jika sudah menular kepada manusia bisa menyebabkan kematian karena belum ada obatnya.

Dia menyebutkan bahwa sampai saat ini di Jawa Tengah sendiri kasus rabies 0 kasus. Meski demkian, masyarakat bersama instansi terkait harus terus bersama mencegah agar di Jawa Tengah khususnya Pekalongan bisa terus bebas rabies.

Fitriya menuturkan, penyakit rabies bisa dicegah dan dikendalikan. Diantaranya dengan vaksinasi dan kontrol populasi hewan penular rabies (HPR) dengan kebiri pada hewan pejantan dan sterilisasi pada hewan betina.

Sementara pemilik hewan sendiri merasa bersyukur dengan adanya vaksinasi gratis dari pemerintah ini. Salah satunya disampaikan Widia. Dia sengaja membawa kucingnya untuk mendapat pemeriksaan dan vaksinasi gratis.

“Program vaksinasi gratis seperti ini bagus. Semoga ke depannya diadakan terus secara rutin,” ungkapnya. (way)

Facebook Comments