Radar Kajen

Lagi, Penjual Sabu Sembunyikan ‘Dagangnya’ di Bungkus Rokok

Lagi, Penjual Sabu Sembunyikan 'Dagangnya' di Bungkus Rokok

BARANG BUKTI – Seorang penjual narkoba jenis sabu diamankan anggota Sat Narkoba Polres Pekalonga di jalan Raya Bojong Minggir, Minggu (23/9) malam.
TRIYONO

BOJONG – Untuk kesekian kalinya, seorang penjual Narkoba jenis sabu sabu diringkus oleh anggota Sat Narkoba Polres Pekalongan. Kali ini pelaku Ahmad Abror (26) warga Kelurahan Pekuncen, Kecamatan Wiradesa. Tersangka diamankan bersama sejumlah barang bukti di Jalan Raya Bojong Minggir, Kecamatan Bojong, Minggu (23/9).

Data dihimpun dari sejumlah saksi, penangkapan bermula anggota sekira pukul 17.00 Wib memdapat informasi dari masyarakat di Jalan Raya Desa Bojongminggir Kecamatan Bojong kerap dijadikam sebagai ajang transaksi narkoba. Kemudian anggota Sat Resnarkoba yang mendapat laporan langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan.

Anggota berpakaian preman yang tiba di lokasi sekira pukul 22.30 Wib, mencurigai seorang laki laki yang sedang berdiri sendirian menunggu temannya di pinggir jalan Raya Desa Bojongminggir Kecamatan Bojong.

Selanjutnya anggota langsung mendekati pria tak dikenal tersebut untuk menanyakan identitas. Namun saat ditanya pelaku tidak dapat menunjukkan identitasnya dan berusaha untuk kabur.

Tak mau kehilangan jejak, pelaku diamankan dan diperintahkan untuk mengeluarkan semua barang bawaannya yang ada di saku celananya. Dari pemeriksaan, diperoleh dari saku celana depan sebelah kanan yang dikenakan satu paket yang diduga sabu dimasukkan dalam plastik. Plastik klip transparan tersebut dimasukan di dalam bungkus rokok Sampoerna Mild yang berisikan 7 batang Rokok.

Setelah diperiksa, barang bukti diduga sabu. Pelaku langsung digelandang ke Satuan Narkoba Polres Pekalongan untuk dilakukan pemeriksaan.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan Iptu Akrom ketika dikonfirmasi membenarkan. Menurutnya, pelaku diamankan dengan barang bukti berupa satu paket sabu yang terbungkus dengan plastik klip transparan seberat 0,24 Gram, 1 linting sobekan tisu warna putih, bungkus rokok Sampoerna Mild yang berisi 7 batang Rokok dan satu potong celana panjang jeans warna biru.

“Tersangka dikenakan pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) Undang -undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar,” tegasnya.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut tersangka ditahan di Mapolres Pekalongan. “Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu menjauhi narkoba, sebab dapat mengancam generasi penerus bangsa dan membuat ketagihan,” imbaunya. (yon)

Penulis: Triyono | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments