Metro Pekalongan

Partai Garuda Terancam Dicoret

KOTA PEKALONGAN – KPU Kota Pekalongan telah menerima Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) pada Minggu (22/9) malam. Dari 15 Parpol peserta Pemilu 2019 di Kota Pekalongan, satu parpol yakni Partai Garuda terancam digugurkan sebagai peserta Pemilu. Sebab hingga deadline Minggu pukul 18.00 partai baru tersebut tak menyerahkan LADK ke KPU.

Ketua KPU Kota Pekalongan, Basir, menjelaskan Partai Garuda sebelumnya memang telah mengirimkan surat yang menerangkan tidak sanggup membuat LADK. Kemudian hingga hari terakhir penyerahan, tak ada pengurus dari Partai Garuda yang menyerahkan LADK.

“Partai Garuda memang tidak mendaftarkan caleg. Meski tidak ada caleg, sebenarnya tetap wajib menyerahkan LADK,” tutur Basir, Senin (23/9).

Untuk itu dikatakan Basir, Partai Garuda dianggap tidak melaksanakan perintah dalam undang-undang sehingga diancam dicoret dari sebagai peserta Pemilu 2019 di Kota Pekalongan. “Tapi untuk penggugurannya, tidak serta merta dilakukan. Kami akan terlebih dulu melakukan konsultasi ke KPU Provinsi Jawa Tengah. Keputusan akan menunggu hasil konsultasi. Kami akan sampaikan kronologisnya kesana dan nanti akan diputuskan,” tambah Basir.

Sedangkan untuk PKPI, sejak awal memang tidak memiliki kepengurusan di Kota Pekalongan sehingga sebelumnya memang sudah dinyatakan tidak dapat menjadi peserta Pemilu 2019 di Kota Pekalongan.

Kemudian dari 14 Parpol lain yang sudah menyerahkan LADK, dua Parpol dinyatakan masih harus melakukan perbaikan yakni PKB dan Partai Demokrat. Kedua partai tersebut harus memperbaiki LADK dan menyerahkannya paling lambat 27 September. Kemudian pada 28 September LADK akan diumumkan ke masyarakat.

Selain dari Parpol, KPU juga telah menerima LADK dari tim kampanye pasangan capres-cawapres di Kota Pekalongan. Tim kampanye pasangan nomor urut 1 diwakili oleh pengurus DPC PDIP Kota Pekalongan, Karibkin Syarief. Sedangkan untuk pasangan nomor urut 2 diwakili oleh pengurus DPC Gerindra Kota Pekalongan, Agus Wibowo.

“Untuk LADK pasangan yang dilaporkan tim kampanye pasangan capres-cawapres di Kota Pekalongan, keduanya dinyatakan masih harus dilakukan perbaikan. Sama dengan LADK dari Parpol, perbaikan LADK tim kampanye capres-cawapres juga harus diserahkan maksimal pada 27 September 2018,” kata Basir.(nul)

Penulis: M Ainul Atho | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments