Radar Kajen

Pasca Lowongan PNS, Pemohon Kartu Kuning Sehari Capai 25 Orang

Jumlah pemohon penerbitan kartu pencari kerja atau AK1 di Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Naker (PM PTSP NAKER) Kabupaten Pekalongan, meningkat. Kenapa? M Hadiyan, Kajen

Pasca Lowongan PNS, Pemohon Kartu Kuning Sehari Capai 25 Orang

ANTRE – Jumlah pemohon kartu kuning di Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Naker (PM PTSP NAKER) Kabupaten Pekalongan, tampak lengang mengantre, kemarin.
MUHAMMAD HADIYAN

Pasca pengumuman lowongan CPNS 2018, terjadi peningkatan jumlah pemohon penerbitan kartu pencari kerja atau AK1 di Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Naker (PM PTSP NAKER) Kabupaten Pekalongan. Namun peningkatan itu masih dinilai normal dan tidak membludak seperti saat momen setelah kelulusan siswa SMA.

Kepala Dinas PM PTSP dan NAKER Kabupaten Pekalongan, Edy Harianto, melalui Kabid Pelatihan, Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Marhaeni mengatakan, terjadi peningkatan namun tidak begitu berarti. Jika rata-rata jumlah pemohon setiap harinya 10 sampai 20 orang, kali ini meningkat jadi sekitar 25 orang.

“Masih normal sih. Sebab, kan yang bikin rata-rata lulusan S1. Tidak seramai saat setelah kelulusan siswa SMA sederajat,” ujar Marhaeni, kemarin.

Meski demikian, pihaknya memprediksi jumlah pemohon akan meningkat pada Rabu mendatang. Personel yang bertugas pencetakan AK1 siap melayani pembuatan kartu kuning ke pemohon dengan tanpa biaya alias gratis.

“Kita layani, dari jam pagi hingga jam 4 sore. Pelayanan AK1 ini gratis,” terang dia.

Selain melayani penerbitan kartu pencaker atau AK1 secara gratis, pihaknya juga memberikan informasi terkait lowongan pekerjaan kepada para pencari kerja.

“Yang datang ke sini minta diterbitkan AK1, juga selalu kita informasikan loker-loker di perusahan. Baik melalui papan pengumuman, maupun kita sampaikan secara langsung,” tuturnya.

Seperti diketahui, persyaratan pendaftaran CPNS sesuai informasi resmi dari situs menpan.go.id, ada tiga persyaratan yang hapus dalam pendaftaran CPNS. Ketiga persyaratan tersebut, adalah keterangan catatan kepolisian (SKCK), kartu kuning dari Dinas Ketenagakerjaan, serta surat keterangan berbadan sehat dari dokter. (yan)

Penulis: Muhammad Hadiyan | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments