Metro Pekalongan

BPJS TK-PD Muhammadiyah Teken MoU Kepesertaan

Mou BPJS TK PD Muhammadiyah

TANDA TANGAN – Kepala BPJS TK cabang Pekalongan, Wiwik Septik Herawati dan Ketua PDM Kota Pekalongan, Pasrum Affandi saat menandatangani MoU kerja sama dalam rangka pendaftaran peserta kepesertaan BPJS TK pada lembaga PD Muhammadiyah beserta seluruh amal usaha, Senin (23/9) di Hotel Pesonna.
M. AINUL ATHO

KOTA PEKALONGAN – BPJS Ketenagakerjaan cabang Pekalongan dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah, meneken kerja sama dalam rangka pendaftaraan kepesertaan BPJS TK pada lembaga PD Muhammadiyah beserta seluruh amal usaha yang ada di bawah PDM. Penandatangann MoU dilakukan di Hotel Pesonna, Senin (23/9) oleh Kepala BPJS TK cabang Pekalongan, Wiwik Septik Herawati dan Ketua PDM Kota Pekalongan, Pasrum Affandi.

Kepala BPJS TK cabang Pekalongan, Wiwik Septi Herawati, mengatakan kerja sama dengan PDM Kota Pekalongan merupakan rintisan. Usai PDM Kota Pekalongan, BPJS TK juga akan mengadakan kerja sama serupa dengan PDM di kota kabupaten wilayah kerja cabang Pekalongan.

“Setelah ini kami juga akan mencoba menjalin kerja sama dengan PDM di Batang, Kabupaten Pekalongan dan Pemalang,” katanya.

Septi menambahkan, untuk kerjasama dengan lembaga maupun organisasi agama sudah dilakukan dengan dua organisasi agama terbesar yakni NU dan Muhammadiyah. Di tingkat pusat, kerja sama juga telah diteken bersama ikatan notaris.

“Kami memang menjajaki kerjasama dengan lembaga-lembaga atau organisasi non pemerintah,” jelasnya.

Ketua PDM Kota Pekalongan, Pasrum Affandi, menambahkan MoU tersebut merupakan tindaklanjut dari kerja sama yang dilakukan antara BPJS TK pusat dan PP Muhammadiyah.

“Ini merupakan tindaklanjut dari MoU yang dilakukan di tingkat pusat. Sehingga kami yang di daerah juga melakukan kerja sama ini sekaligus mensosialisasikan ke semua amal usaha sebagai komitmen untuk melaksanakan kerja sama tersebut,” tuturnya.

Setelah MoU, dikatakannya seluruh amal usaha secara otomatis akan melakukan pendaftaran kepesertaan BPJS TK untuk seluruh karyawannya. Menurut Pasrum, saat ini sebagian amal usaha memang sudah mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS TK.

“Beberapa belum, mungkin kurang komunikasi saja. Tapi setelah memahami apa itu BPJS TK dan programnya saya yakni justru dengan senang hati turut mendaftarkan karyawannya,” tambah Pasrum.

Mengenai jumlah tenaga kerja pada seluruh amal usaha di bawah PDM Kota Pekalongan, ia memperkirakan jumlahnya mencapai ratusan. Untuk lembaga pendidikan saja, jumlah diperkirakan mencapai 300an orang. “Belum amal usaha lain seperti di bidang kesehatan dan juga bidang ekonomi,” jelasnya.

Pengikutsertaan karyawan dalam BPJS TK, lanjutnya, juga sebagai salah satu ikhtiar untuk memberikan jaminan sosial kepada seluruh karyawan di bawah amal usaha Muhammadiyah. “Memang harapan kita semua jangan sampai terjadi apa-apa. Tapi ini menjadi ikhtiar untuk melindungi karyawan di bawah AUM,” kata Pasrum. (nul)

Facebook Comments