Radar Batang

Pengurus Perpusdes Diajak Berwirausaha

https://i2.wp.com/radarpekalongan.co.id/wp-content/uploads/2018/09/Pengurus-Perpudes-Diajak-Berwirausaha.jpg?resize=704%2C397

TRAINING – Perwakilan Perpusdes Paguyuban Bima Pustaka saat mengikuti kegiatan pelatihan Kewirausahaan tahap 2, Jumat (21/9) di Balai Desa Wringingintung Tulis.
NOVIA ROCHMAWATI

TULIS – Zaman yang serba digital menjadikan peluang beriwirausaha semakin luas. Salah satunya dengan geliat jual beli online. Melihat peluang ini, puluhan pengurus perpusdes yang tergabung dalam Paguyuban Bima Pustaka Batang diajak untuk berwirausaha lewat Pelatihan Kewirausahaan Tahap 2 yang digelar Disperpuska Batang, Jumat (21/9) hingga Sabtu (22/9).

Pelatihan Kewirausahaan yang digelar di Balai Desa Wringingintung Tulis ini diharap menjadi ketrampilan baru bagi pengurus Perpusdes. Dan dapat mewujudkan salah satu visi-misi gerakan literasi, yakni gerakan literasi yang dapat mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar.

Pelatihan yang didikung PT BPI ini mendatangkan, salah satu Kasi Bappelitbang Kabupaten Batang, Nugroho Ari Wigunadi SH MSi sebagai pemateri. Dalam kesempatan ini Nugroho memberikan materi terkait Manajemen Kewirausahaan Mikro. Materi meliputi langkah-langkah penting bagaimana membangun usaha sendiri. Baik dari usaha yang dimulai dari hobi, atau menjalankan usaha sesuai dengan tren dan peluang yang ada.

“Kami berikan materi bagaimana dari awal merintis usaha, memilih jenis usaha, mengelolanya dan bagaimana cara memasarkannya. Karena marketing ini salah satu hal yang sangat penting dalam mengembangkan sebuah usaha. Banyak produk bagus yang gagal terjual karena marketingnya kurang baik. Sehingga dengan ini kami harap mereka bisa merintis usahanya dari awal hingga bisa berkembang,” terang lelaki yang juga pemilik LKP Ar Rasyid Kandeman ini.

Perwakilan Disperpuska Batang, Sudadi SAP menerangkan, pelatihan ini sudah sampai tahap kedua. Dan tak hanya pelatihan, Perpusdes juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik usaha, dengan mengajukan proposal usaha. Dari praktik usaha tersebut mereka bisa mengamalkan ilmu yang didapat dari pelatihan ini.

Pihaknya berharap dengan adanya pelatihan ini, pengurus perpusdes semakin terampil dan kompeten. Tidak hanya kompeten dalam pelayanan perpustakaan, pengurus juga memiliki keahlian yang lain. Dan diharapkan keahlian ini dapat mereka kembangkan dengan pemustaka atau masyarakat sekitar Perpusdes.

“Kami harap pelatihan ini dapat mereka manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Dan sebisa mungkin juga dibagikan dengan pemustaka atau masyarakat desa. Sehingga Perpusdes tidak hanya sebagai gudang ilmu, tapi turut mencetak wirausahawan baru sesuai dengan visi-misi Pak Bupati. Serta turut mendukung gerakan one village one product,” tandas Sudadi. (nov)

Penulis: Novia Rochmawati | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments