Radar Batang

Lolos Administrasi, 681 Pelamar Ikuti Tes Tertulis

Tes Tertulis Pelamar RSUD Limpung

UJIAN TERTULIS – Ratusan pelamar calon pegawai Non PNS RSUD Limpung Batang saat mengikuti Ujian Tertulis, Minggu (23/9) di SMK NU Maarif 01 Limpung dan SMPN 2 Limpung.
NOVIA ROCHMAWATI

LIMPUNG – Seleksi Pegawai Non PNS RSUD Limpung memasuki tahap selanjutnya, yakni ujian tertulis. Dari 1498 pendaftar, 681 diantaranya dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti ujian tertulis. Ujian tertulis digelar di dua tempat, yakni di SMPN 2 Limpung dan SMK NU Maarif 01 Limpung, Minggu (23/9).

“Sudah kami umumkan Sabtu (22/9) Batang. Dari 1498 pendaftar, ada 681 pelamar yang lolos seleksi administrasi dan mengikuti tes seleksi hari ini,” terang direktur RSUD Limpung, dr Any Rusydiani MKes saat diwawancarai usai tes tertulis, Minggu (23/9).

Dijelaskan, dalam tes tertulis ini panitia seleksi menyiapkan soal baik dari umum maupun soal terkait posisi yang dilamar. Kepala BKD dan Kepala Dinkes Batang pun ikut terjun dalam memantau tes tertulis ini. Seperti sebelumnya, dalam proses ujian tertulis ini RSUD Limpung masih menggandeng pihak-pihak terkait, agar seleksi bisa berjalan dengan baik dan menghasilkan karyawan yang sesuai kebutuhan dan kriteria.

“Seperti sebelumnya, dalam seluruh rangkaian seleksi ini kami masih menggandeng pihak-pihak terkait. Seperti BKD, RSUD Batang, Dinkes, Puskesmas Limpung dan 11 organisasi profesi. Untuk selanjutnya setelah tes tertulis ini akan dilanjutkan dengan tes praktik, untuk mengetahui sejauh mana keahlian mereka dalam bidang yang mereka lamar,” imbuhnya.

Any berharap rangkaian seleksi ini mampu menghasilkan pegawai sesuai dengan kebutuhan RSUD Limpung. Sehingga dapat mendukung pelayanan RSUD Limpung sebagai salah satu rumah sakit rujukan. Utamanya dalam pelaksanaan pelayanan kegawatdaruratan.

“Kami harap seleksi ini dapat menghasilkan karyawan terbaik yang sesuai dengan kriteria dan kebutuhan kami. Karena kami ingin pelayanan kami lebih baik, dan lebih bisa melayani masyarakat luas. Dan tentunya dapat mendukung visi-misi kami sebagai rumah sakit rujukan yang salah satunya memberikan pelayanan penanganan kegawatdaruratan,” tandas Any. (nov)

Facebook Comments