Radar Kajen

Catat Ini, Besok Sudah Masa Kampanye Pileg dan Pilpres

kampanye

ILUSTRASI
merdeka

KAJEN – Setelah penetapan Daftar Calon Tetap (DCT/daftar caleg) oleh Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kabupaten Pekalongan, tahapan pemilu selanjutnya adalah masa kampanye. Kampanye dimulai pada 23 September 2018 sampai 14 april 2019.

Demikian dikatakan Ketua KPU Kabupaten Pekalongan, Mudasir ketika ditemui di kantornya, Jumat (21/9). Kata dia, dalam UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 sudah dijelaskan secara detail mengenai aktifitas kampanye. Untuk Kampanye Calon meliputi Anggota DPR, DPD, dan DPRD, serta pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden.

“Masa kampanye untuk Pemilu Serentak 2019 baru bisa dimulai pada 23 September 2018 sampai 14 april 2019 mendatang,” terangnya.
Pada kesempatan itu, Ketua KPU Kabupaten Pekalongan mengapresiasi kepada sejumlah Partai Politik yang ikut berperan aktif dalam Pemilu 2019 yang mengikuti tahapan pesta demokrasi serentak.

“Terkait dengan masa pencalonan DPR saya ucapkan terimakasih pada Partai Politik dan pihak lain yang telah memberikan kontribusi positif bagi KPU. Sehingga pelaksanaan pencalonan di KPU berjalan dengan baik,” terangnya.

Ia pun mengimbau kepada para calon legislatif agar bisa memanfaatkan masa kampanye dengan baik. Tanpa harus menimbulkan gesekan baik antar parpol atau antar calon.

“Kepada mereka yang ditetapkan menjadi DPT agar bisa berkompetisi secara baik, santun, dengan mengedepankan persatuan dan kesatuan. Gunakan masa kampanye untuk menarik simpati masyarakat dengan santun beradab dan bermoral,” pinta Mudasir.

Sebelumnya diberitakan, Ketua KPU Kabupaten Pekalongan, Mudasir, meminta masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk memanfaatkan hak pilihnya dalam Pesta Demokrasi Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden ( Pileg – Pilpres ) 2019 mendatang.

Menurutnya, jelang Pileg Pilpres 2019 masih ada masyarakat yang sampai saat ini belum merekam atau memiliki KTP Elektronik. Padahal untuk bisa menggunakan hak pilihnya, yang bersangkutan harus sudah ber EKTP. Untuk itu, KPU juga terus mendorong kepada Pemkab untuk segera menyelesaikan potensi pemilih agar bisa menggunakan hak pilihnya.

Karena kategorinya jelas yaitu pemilih harus terdaftar, dan yang bersangkutan ketika menggunakan hak pilihnya harus membawa KTP Elektronik. (yon)

Penulis: Triyono

Facebook Comments