Metro Pekalongan

KPU Tetapkan DCT, Satu Caleg TMS Karena Meninggal

KOTA PEKALONGAN – KPU Kota Pekalongan telah menetapkan Daftar Calon Tetap (DCT) anggota DPRD Kota Pekalongan untuk Pemilu tahun 2019, Kamis (20/9). Dalam penetapan tersebut, satu caleg dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) karena meninggal dunia yakni atas nama Cuntho Witjaksana caleg dari PDIP Dapil Kota Pekalongan 2 nomor urut 6. Sehingga dalam penetapan DCT, dari jumlah awal 360 caleg yang Memenuhi Syarat (MS) berkurang menjadi 359 caleg.

Ketua KPU Kota Pekalongan, Basir menjelaskan, KPU secara resmi mendapatkan informasi tentang meninggalnya salah satu caleg dari PDIP pada Kamis pagi. Dikatakan Basir, pihaknya sudah menyesuaikan pada peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018 dan berkonsultasi dengan KPU Jawa Tengah maka caleg yang meninggal dunia harus dicoret dan tidak bisa diganti.

“Karena maksimal adalah sebelum 10 September. Jika terdapat caleg yang TMS sebelum 10 September maka bisa diganti. Tapi karena yang terjadi disini adalah meninggal menjelang penetapan DCT maka tidak mungkin diganti karena banyak syarat yangharus dilengkapi dan tidak mungkin dapat dipenuhi dalam satu hari,” jelasnya.

Selain itu, meninggalnya satu caleg tersebut juga tidak berpengaruh terhadap jumlah minimal kuota perempuan dari PDIP dalam dapil tersebut. Sehingga tidak memunculkan adanya perdebatan.

Untuk itu, kata Basir, KPU memutuskan mencoret Cuntho dari daftar caleg karena meninggal dunia. Kemudian daftar caleg nomor 6 diganti oleh daftar caleg dibawahnya. Sehingga caleg nomor 7 naik menjadi nomor 6 dan nomor caleg selanjutnya juga demikian. Dengan perubahan tersebut, maka di Dapil Kota Pekalongan 2 PDIP hanya diisi 8 caleg dari sebelumnya 9 caleg.

Usai DCT ditetapkan, selanjutnya KPU akan mengumumkan DCT melalui website KPU, dan sejumlah media massa baik cetak maupun elektronik. Selain itu KPU juga akan membuat poster untuk ditempel di papan pengumuman di setiap kelurahan dan tempat strategis lainnya. “Agar masyarakat bisa mengetahui siapa saja calon DPRD Kota Pekalongan dalam Pemilu 2019 mendatang,” tandasnya. (nul)

Facebook Comments