Metro Pekalongan

Duh, Dari Razia Kos-kosan Petugas Amankan Empat Pasangan Diluar Nikah

Razia Kos-kosan

RAZIA – Petugas gabungan Satpol PP, Polres, dan Kodim menggelar razia dalam rangka operasi cipta kondisi di Kota Pekalongan, Kamis (20/9). Dari razia ini, petugas mengamankan empat pasangan bukan suami istri dan 10 orang PGOT.
WAHYU HIDAYAT

KOTA PEKALONGAN – Sebanyak empat pasangan bukan suami istri diamankan aparat gabungan Satpol PP Kota Pekalongan, Polres Pekalongan Kota, dan Kodim 0710/Pekalongan pada razia dalam rangka Operasi Cipta Kondisi, Kamis (20/9).

Keempat pasangan itu diamankan dari dua rumah kos, perinciannya dua pasangan diamankan dari sebuah tempat kos di wilayah Kelurahan Tirto, sedangkan dua pasang lainnya diamankan dari sebuah tempat kos di Medono, Pekalongan Barat.

Saat diperiksa, mereka tidak dapat menunjukkan bukti ataupun kelengkapan surat-surat kalau mereka merupakan pasangan suami istri yang resmi. Pemilik rumah kos setempat juga dimintai keterangan. Mereka kemudian dibawa petugas ke kantor Satpol PP setempat guna pembinaan.

Pantauan Radar Pekalongan, razia kali ini dibagi menjadi dua tim. Tim pertama menyasar rumah-rumah kos. Sedangkan tim kedua menyisir sejumlah ruas jalan di kota batik. Hasilnya, petugas juga mengamankan 10 orang yang diduga sebagai PGOT (pengemis, pengamen jalanan, gelandangan, dan orang telantar).

Kesepuluh orang ini, perinciannya dua orang diamankan di Jalan Gajahmada, dua orang di Jalan Semarang, satu orang di kawasan Alun-alun Kota Pekalongan, satu orang di Jalan Dr Wahidin, dua orang di Jalan Dr Sutomo, dan dua lainnya di Jalan Wilis.

Kabid Tribum Tranmas Satpol PP Kota Pekalongan, Henri Rudin, menjelaskan razia tersebut dalam rangka operasi cipta kondisi dalam rangka menjaga situasi Kota Pekalongan aman kondusif, serta supaya ketertiban umum tetap terjaga.

“Ada empat pasangan bukan suami istri dan 10 PGOT yang kita amankan. Mereka akan kita beri pembinaan. Yang PGOT akan kita kirim ke RPSBM dan penanganannya kita serahkan ke instansi terkait,” katanya.

 

View this post on Instagram

 

Satpol PP Kota Pekalongan bersama Polres Pekalongan Kota dan Kodim 0710/Pekalongan menggelar razia gabungan dalam rangka operasi cipta kondisi, Kamis (20/9). . Razia kali ini dibagi menjadi dua tim. Tim pertama menyasar sejumlah rumah kos di Kota Pekalongan untuk mencari pasangan mesum atau pasangan bukan suami istri. . Dari razia yang dilakukan, petugas mengamankan empat pasangan bukan suami istri yang tinggal bareng di dalam kamar kos. Keempat pasangan itu tidak dapat menunjukkan bukti ataupun kelengkapan surat resmi sebagai pasangan suami istri, sehingga mereka dibawa ke kantor Satpol PP setempat guna pembinaan. . Sementara, tim kedua menyasar para PGOT yang berkeliaran di sejumlah ruas jalan di kota batik. Hasilnya, petugas gabungan mengamankan belasan PGOT. Selengkapnya baca di Koran Harian Pagi Radar Pekalongan dan website www.radarpekalongan.co.id #radarpekalongan#pekalongan#batang#kendal#pemalang#tegal#kotapekalongan#kabupatenpekalongan#berita#jateng#jawatengah Punya info/berita menarik? kirimkan melalui DM atau WA 082323502373

A post shared by Radar Pekalongan (@radarpekalongan) on

Henri menambahkan operasi cipta kondisi ini rutin digelar secara berkala dan terpadu dalam setiap bulannya. Pihaknya berharap, dengan adanya operasi semacam itu masyarakat akan semakin mematuhi segala aturan terkait ketertiban umun.

“Selain itu, bagi pemilik rumah kos yang belum punya izin agar segera mengurus perizinannya dan mematuhi segala aturan yang ada. Begitupun bagi pemilik rumah kos yang sudah berizin, harus menaati segala aturan. Mereka juga kita minta untuk ikut membina dan mengawasi para penghuni rumah kosnya agar mematuhi segala tata tertib dan aturan yang berlaku,” imbuh Henri Rudin. (way)

Facebook Comments