Radar Kajen

Catat Ini, 24 Museum se-Indonesia Gelar Pameran di GPU Kajen

Pameran Kesejarahan

PAMERAN KESEJARAHAN – Untuk mengedukasi para siswa tentang sejarah Indonesia, Pameran Kesejarahan akan digelar selama empat hari, mulai dari kemarin (20/9), di GPU Kajen, Pekalongan.
MUHAMMAD HADIYAN

Untuk Edukasi, Diikuti 24 Museum se-Indonesia

Sebanyak 24 museum dari lima provinsi setiap Indonesia, mengikuti Pameran Kesejarahan di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen, Pekalongan, kemarin (20/9). Seperti apa? M Hadiyan, Kajen

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Kabupaten Pekalongan menggelar Pameran Kesejarahan. Tak tanggung-tanggung, dalam kegiatan ini diikuti 24 museum dari lima provinsi. Kegiatan ini sendiri dilaksanakan dalam rangka mengedukasi dan mengenalkan sejarah bagi masyarakat khusunya kepada para pelajar.

Kabid Pembinaan Kebudayaan Propinsi Jawa Tengah Bambang Supriyono saat ditemui usai pembukaan acara, kemarin (20/9), menuturkan, pameran kesejarahan diselenggarakan dalam rangka memperlihatkan bukti capaian peradaban bangsa indonesia, sebagai salah satu titik awal dalam membangun bangsa indonesia ke depan.

Dikatakan, dalam pameran kesejarahan kali ini diikuti 24 museum dari lima propinsi. Di antaranya propinsi Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, DKI, Jambi dan Kalimantan Selatan.

Sementara itu Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menuturkan ada beberapa manfaat yang bisa di petik dari pameran kesejarahan, yakni manfaat secara akademis berupa pengetahuan tentang sejarah perjalanan peradaban bangsa Indonesia, manfaat berikutnya adalah dari pengetahuan dan benda yang ditampilkan tersebut dapat diambil hikmah atau pelajaran.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah. Jadi ini adalah salah satu upaya pemerintah mengedukasi dan mengenalkan sejarah kepada masyarakat, khususnya pelajar,” terang Asip.

Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan Sumarwati menambahkan, pameran kesejarahan akan dilaksanakan selama empat hari, yakni dimulai dari tanggal 20 hingga 24 September, dan malam tanggal 23 ini akan diisi pagelaran wayang. Sumarwati menuturkan, pameran kesejarahan ini mengambil tema “Merawat Kebinekaan, Menjaga Nasionalisme”.

“Untuk menyemarakkan kegiatan tersebut Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan telah menginstruksikan 2.400 pelajar se Kabupaten Pekalongan dari mulai tingkat SD hingga SMA untuk melihat pameran kesejarahan ini,” tandas Sumarwati. (*)

Facebook Comments