Metro Pekalongan

Ingat, Parpol Tak Lapor Dana Kampanye Bisa Digugurkan

Ingat, Parpol Tak Lapor Dana Kampanye Bisa Digugurkan

BINTEK – KPU Kota Pekalongam mengundang seluruh Parpol peserta Pemilu 2019 dalam bintek penyusunan dan pelaporan dana kampanye. Parpol yang tidak melaporkan dana kampanye maka akan digugurkan sebagai peserta Pemilu 2019.
M. AINUL ATHO’

KOTA PEKALONGAN – KPU Kota Pekalongan mengingatkan kepada seluruh partai politik peserta Pemilu 2019 di Kota Pekalongan untuk segera membuka Rekening Khusus Dana Kampanye (RKDK) dan melaporkan seluruh transaksinya sebelum 23 September mendatang atau H-1 kampanye. Parpol yang tidak melaporkan dana kampanye, beresiko gugur sebagai peserta Pemilu 2019.

“Parpol harus membuka rekening khusus untuk dana kampanye. Kemudian menyerahkan laporan penerimaan dana kampanye paling lambat H-1 kampanye. Ini sangat krusial karena dalam ketentuannya jika tidak melaporkan dana kampanye sampai maksimal 232 September maka bisa digugurkan sebagai peserta Pemilu,” ungkap Ketua KPU Kota Pekalongan, Basir.

Untuk itulah belum lama ini KPU menggelar bintek kepada seluruh partai politik yang diwakili ketua, sekretaris dan bendahara parpol. Selain bintek bersama, KPU juga berencana melakukan bintek ke masing-masing Parpol. KPU akan mendatangi kantor Parpol untuk memberikan bintek kepada pengurus dan caleg. “Kami juga membuka help desk di kantor KPU bagi Parpol yang akan berkonsultasi,” tambahnya.

Basir juga menjelaskan mengenai sumber dana kampanye bagi Parpol yang diperbolehkan. Yakni dari Parpol sendiri, dari caleg baik DPR RI maupun DPRD serta sumbangan dari luar baik perseorangan, kelompok maupun badan usaha non provit. “Setelah membuka rekening maksimal pada 22 September, Parpol juga diminta melaporkan penerimaan dana kampanye sejak dibuka hingga sebelum dilaporkan. Berapapun jumlahnya yang terpenting harus dilaporkan ke KPU,” jelas Basir.

Tak hanya penerimaan dana kampanye, Parpol juga diwajibkan melaporkan penerimaan dan penggunaan dana kampanye paling lambat satu minggu usai pemungutan suara atai 25 April 2019 mendatang. Dalam ketentuan juga ada sanksi bagi Parpol yang tidak melaporkan dana kampanye usai pemungutan suara yakni seluruh calon terpilih akan dinyatakan gugur. “Jadi ini jangan sampai salah dipahami sehingga Parpol bisa melaporkan dana kampanye sesuai aturan yang sudah ditetapkan,” pesannya. (nul)

Penulis: M Ainul Atho | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments