Metro Pekalongan

Duh, Ternyata Hanya Satu Honorer K2 yang Penuhi Syarat

Duh, Ternyata Hanya Satu Honorer K2 yang Penuhi Syarat

ilustrasi

KOTA PEKALONGAN – Kota Pekalongan mendapatkan alokasi formasi CPNS tahun 2018 sebanyak 274 formasi. Dari jumlah tersebut, terdapat sembilan formasi yang dikhususkan bagi tenaga honorer kategori 2 (K2). Namun ternyata dari syarat-syarat khusus bagi honorer K2 yang sudah ditetapkan, hanya ada satu tenaga honorer K2 di Kota Pekalongan yang memenuhi syarat dan dapat mengikuti tes seleksi CPNS untuk formasi Kota Pekalongan.

Demikian diungkapkan Walikota Pekalongan, Moch Saelany Machfudz, yang ditemui belum lama ini. Walikota menyatakan, setelah dilakukan pencermatan dari data tenaga honorer K2 di Kota Pekalongan hanya ada satu yang memenuhi syarat. “Ada sesungguhnya formasi khusus untuk K2. Tapi setelah kita seleksi ternyata yang masuk dan masih memenuhi syarat hanya ada satu dari sekian orang. Itu yang memenuhi syarat termasuk dari usia maupun pendidikan,” ungkap Walikota.

Jumlah tersebut berbeda dari perkiraan dan catatan yang dimiliki Forum Honorer K2 (FHK2) Kota Pekalongan. Belum lama ini, FHK2 menyerahkan data tenaga honorer K2 di Kota Pekalongan ke Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKPPD). Dari hasil pencermatan data, diperkirakan ada sekitar 12 tenaga honorer yang masih memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi CPNS tahun 2018.

“Kami serahkan data sebanyak 196 tenaga honorer K2 di Kota Pekalongan. Sebelumnya ada 201 tenaga honorer K2 di semua instansi yang masuk dalam SPTJM dari Walikota. Tapi ada yang meninggal dan keluar sehingga tersisa 196. Tadi setelah dicermati ada sebanyak 12 orang dari segi umur yang masih layak dan memenuhi persyaratan untuk ikut dalam seleksi CPNS,” kata Ketua FHK2, Ratno.

Dia menyatakan, jika memang keputusan terkait penerimaan honorer K2 dengan segala syaratnya dalam seleksi CPNS tahun 2018 sudah pasti maka sebagian besar tenaga honorer K2 tidak terakomodir. Sehingga ia berharap ada solusi dari pemerintah untuk honorer K2 yang tidak memenuhi syarat. Sebagai bagian dari upaya mencari solusi, dikatakan Ratno pihaknya akan mengagendakan audiensi dengan DPRD Kota Pekalongan dalam waktu dekat.

“Dalam waktu dekat kami ada rencana untuk meminta audiensi dengan DPRD Kota Pekalongan untuk mencari solusi bagi K2 yang tidak memenuhi syarat untuk ikut dalam seleksi CPNS. Kami akan coba berkoordinasi dengan pengurus FHK2 untuk menyusun agenda dan rencana yang dapat dilakukan dalam waktu dekat untuk melanjutkan perjuangan teman-teman K2,” tandasnya. (nul)

Penulis: M Ainul Atho | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments