Metro Pekalongan

Tenang, Simpang Interchange akan Dilengkapi Traffic Light dan U-Turn

Tenang, Simpang Interchange akan Dilengkapi Traffic Light dan U-Turn

HAMPIR RAMPUNG – Progres pembangunan jalur interchange Tol Pemalang-Batang, sudah mencapai 95% dan ditargetkan rampung pada Desember mendatang.
M. AINUL ATHO’

KOTA PEKALONGAN – Walikota Pekalongan, Moch Saelany Machfudz meminta masyarakat tidak lagi khawatir, terkait simpang jalan lokal dan jalur interchange yang dibuat sebidang. Sebab di setiap simpang akan dilengkapi traffic light dan u-turn sebagai akses kendaraan dari tiap arah jalan agar tidak berpapasan.

“Saya kesini karena banyaknya keluhan masyarakat terkait simpang jalur interchange ini. Masyarakat khawatir nanti lewat disini akan berbahaya karena simpangnya dibuat sebidang. Tapi ternyata tidak seperti itu. Karena disini ada u-turn sehingga kendaraan dari setiap arah akan berbelok terlebih dahulu agar tidak berpapasan langsung,” tutur Walikota saat meninjau progres pembangunan jalur interchange bersama Kapolres Pekalongan Kota, Dandim 0710 Pekalongan, pimpinan PT PBTR dan sejumlah pejabat Pemkot Pekalongan, Senin (17/9).

Walikota mengaku sebelumnya tidak berani memberikan jawaban dan penjelasan kepada masyarakat sebelum melihat langsung kondisi di lapangan. “Setelah melihat langsung saya bisa jawab terkait keluhan dan kekhawatiran bahaya oleh masyarakat. Ini sudah diatur sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” tambahnya.

Melihat progres pembangunan, Walikota optimis bahwa interchange dapat rampung pada akhir tahun. Sehingga manfaatnya bagi masyarakat Kota Pekalongan dapat segera dirasakan. “Pemkot Pekalongan dan pelaku ekonomi sebelumnya khawatir nantinya Kota Pekalongan akan menjadi lewatan saja. Tapi dengan adanya jalur interchange ini kami yakin ekonomi seperti batik dan kuliner bisa tetap berjalan,” katanya.

Walikota menyatakan bahwa pembangunan jalur interchang menyedot biaya yang cukup besar, termasuk dari APBD Kota Pekalongan. Namun melihat dampak kedepan, ia yakin keberadaan jalur interchange juga memberikan pengaruh yang besar. “Biayanya besar tapi kami yakin dampak ekonominya juga besar. Tapi ini juga harus diimbangi dengan membangun wajah Kota Pekalongan agar cantik dan dapat menarik minat wisatawan. Mulai 2019 penataan akan dilakukan untuk mempercantik wajah Kota Pekalongan,” kata Walikota.

Progres Capai 95%

Sementara itu, Pimpinan Proyek PT PBTR, Aminudin mengatakan bahwa progres pembangunan jalur interchange sudah mencapai 95%. Mengenai kekhawatiran warga, Aminudin menyatakan bahwa pihaknya akan memasang rambu-rambu dan traffic light di pintu masuk dan simpang jalur interchange di Jalan Adi Sucipto, Kelurahan Sokoduwet.

“Disini akan dipasang rambu dan karena ini jalur cepat maka kami juga akan memasang traffic light di titik pintu masuk di Setono dan di simpang Sokoduwet,” tambahnya.

Mengenai progres keseluruhan, untuk main road Tol Pemalang-Batang akan rampung pada Desember dimana pembangunan sudah mencapai Semarang. Sementara untuk ruas Sewaka-Gandulan, akan diresmikan akhir bulan ini. “Akan diresmikan dan mulai dibuka dengan tarif nol untuk sementara,” jelasnya.

Aminudin mengatakan bahwa pekerjaan yang belum tuntas hanya di exit tol Bojong. Sebab saat ini baru proses pembebasan lahan sehingga pembangunan baru dapat dimulai pada Maret tahun 2019. “Di luar exit Bojong sudah 95%. Untuk exit Bojong baru pembebasan lahan dan pengerjaan dilaksanakan Maret 2019 sampai selesai,” tandasnya.

Selain traffic light yang disiapkan oleh PBTR, Pemkot Pekalongan juga akan menyiapkan traffic light untuk dua persimpangan lokal di Jalan Ir Sutami dan Jalan Ampera pada 2019 mendatang. (nul)

Penulis: M Ainul Atho | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments