Radar Kajen

32 Dokter Umum Dilatih Tangani Korban Kecelakaan

32 Dokter Umum Dilatih Tangani Korban Kecelakaan

ATLS – Sebanyak 32 dokter mengikuti pelatihan Advanced Trauma Life Support (ATLS) di RSUD Kraton, kemarin.
MUHAMMAD HADIYAN

KAJEN – Sebanyak 32 peserta dokter umum di wilayah Pekalongan dan sekitarnya, mengikuti pelatihan Advanced Trauma Life Support (ATLS) yang digelar oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pekalongan. Kegiatan ini bekerjasama dengan RSUD Kraton dan digelar selama beberapa hari di RSUD Kraton, kemarin.

Salah seorang tim pelaksana yang juga Wakil Ketua IDI Pekalongan Bair Ginting mengatakan, pelatihan ATLS adalah salah satu nama pelatihan atau kursus tentang penanganan terhadap korban kecelakaan.

“Pelatihan ini semacam ulasan praktis yang bertujuan agar peserta, khususnya dokter dapat melakukan diagnosa secara tepat dan akurat terhadap pasien trauma, dapat mengerjakan pertolongan secara benar dan sistematis serta mampu menstabilkan pasien untuk mendapat penanganan lebih lanjut,” ungkap dia.

Menurut Ginting, secara umum sebetulnya pembekalan materi ini sudah banyak didapatkan para dokter ketika berada di bangku perkuliahan. Namun untuk lebih mempertajam kompetensi para peserta, IDI Pekalongan dan RSUD Kraton berusaha terus meningkatkan keterampilannya.

“Pelatihan ATLS ini, meliputi kuliah interaktif , demontrasi, diskusi, latihan keterampilan langsung termasuk menggunakan binatang percobaan, pemberian materi pengetahuan nginfus, syok, trauma toraks, baca foto rongent, simulasi dan ujian baik tertulis maupun praktik,” terang dia.

Diharapkan melalui kegiatan ini para peserta dapat berperan menolong para korban kecelakaan agar terhindar dari kematian atau mengurangi angka kematian akibat trauma.

“Sesuai rencana pelatihan ini akan digelar selama tiga hari ke depan sejak hari ini Jumat 7 September hingga Minggu 9 September 2018 mendatang,” tandasnya.

Ke depan, lanjut dia, untuk meningkatkan kemampuan para dokter, pihaknya juga akan menggelar berbagai pelatihan-pelatihan di bidang medis lainnya.

“Mudah-mudahan dengan adanya hal ini, pelayanan terhadap pasien sesuai yang diharapkan karena para dokter semakin professional,” pungkasnya. (yan)

Penulis: Muhammad Hadiyan | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments