Otomotif

Tips Hijaber Berkendara Motor Bebek dan Matic, Insya Allah Aman

Seorang Ibu Berhijab Sedang Mengendarai Sepeda Motor, Tapi Tak Mengenakan Helm. (Foto: Shutterstock/dream.co.id)

*Terutama bagi kamu yang berhijab syari

Tak jarang kita menemui hijabers menemui masalah ketika sedang naik sepeda motor. Apalagi jika kamu menggunakan hijab panjang atau baju gamis.

Sudah sering kita mendengar cerita pengendara motor yang bagian baju atau celananya yang terlilit rantai sepeda motor. Kondisi ini tentu bisa berakibat fatal jika kamu berada di jalanan yang penuh lalu lalang kendaraan.

Perlu dicatat, kecelakaan sepeda motor tak hanya berlaku untuk pengendara, penumpang pun juga bisa terkena dampaknya. Makanya, kamu harus waspada.

Meski harus ekstra hati-hati, tidak lantas membuat hijaber takut mengendarai sepeda motor. Asal tahu tips dan trik berkendara yang aman, insya allah perjalanan kamu akan selamat sampai tujuan.

Agar tetap aman naik sepeda motor, lebih baik kamu bisa mengikuti trik ini, dilansir dari Suzuki Indonesia, Selasa 18 September 2018.

Pakai Motor Matic

Sangat disarankan para hijaber atau wanita yang biasa menggunakan lebar menggunakan sepeda motor matic, bukan bebek. Sebagian besar kasus kecelakaan yang menimpa hijabers disebabkan oleh bagian busana yang tersangkut gir rantai dan menggulung.

Jenis sepeda matic diklaim lebih aman karena punya cover depan yang bisa mengurangi risiko hembusan angin bagian bawah. Sepeda ini juga tak memiliki gir bergerigi atau komponen yang digerakkan rantai yang terbuka.

Ketika mengendarai sepeda motor, kamu cukup mengatur gas dan rem.

Tapi ingat, sebelum mengendarai sepeda motor lebih baik kamu merapikan dahulu bagian busna atau jilbab yang tidak menjuntai. Kamu bisa mendudukinya atau mengaitkan hijab ke bagian lainnya.

Intinya, jangan sampai menjuntai.

Kalau tak punya motor matic, harus bagaimana?

Begini Kiat Naik Motor Bebek

Kalau tak punya sepeda motor matic dan terpaksa menggunakan sepeda motor bebek, ada kiat bagimu agar tetap aman mengendarai sepeda motor bebek. Pertama, pastikan gir dan rantai sepeda motormu berpelindung alias memiliki cover.

Kedua, sering-seringlah melirik spion. Tujuannya tak hanya mengecek kondisi di belakang. Tapi, kamu juga bisa melihat kondisi jilbab. Kalau jilbabnya “melayang-layang”, lebih baik berhenti dan perbaiki posisi hijabmu.

Ketiga, berkendaralah dalam kecepatan yang rendah. Kalau bisa maksimal 40 km per jam. Dengan kecepatan ini, kamu bisa mengurangi risiko buruk akibat jilbab yang menjuntai.

Keempat, pastikan posisi tangan dan kaki leluasa ketika mengendalikan sepeda motor.

Semoga tips dan trik ini bisa membantumu dalam berkendara secara aman dan nyaman. Selamat mencoba dan jangan lupa memakai helm, ya. (dream.co.id)

Facebook Comments