Metro Pekalongan

Lima Kapal Terbakar, Kerugian Ditaksir Milyaran Rupiah

Kapal Ludes Terbakar

LUDES TERBAKAR – Lima kapal ikan yang bersandar di dok atau galangan PT Bintang Harapan, Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, ludes terbakar, Senin (17/9) sore. Kerugian hingga puluhan miliar.
Wahyu Hidayat

Api Diduga dari Percikan Las

Kebakaran hebat menimpa lima unit kapal ikan yang sedang bersandar di dok atau galangan PT Bintang Harapan, Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Senin (17/9) sore.

Tak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Namun, kelima kapal berbobot kurang lebih 100 grosston (GT) itu ludes. Kerugian diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah. Besarnya kobaran api menyebabkan kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi, dan terlihat dari belasan kilometer.

Kelima kapal yang terbakar, yakni KM Inti Makmur, KM Bintang Rejeki B, KM Sumber Jaua B, KM Kasi Utama, dan KM Jawa Sentosa. Kesemuanya adalah milik Herman Kasmono alias Kim We.

Informasi yang dihimpun, kobaran api muncul sekira pukul 16.00 WIB. Diduga api percikan las di salah satu kapal yang sedang diperbaiki oleh pekerja di dok tersebut.

Kobaran api pertama kali diketahui sejumlah pekerja. Saat itu mereka hendak beristirahat. Kenudian, ada beberapa pekerja yang menyiram bekas las dengan air di KM Inti Makmur. Tiba-tiba ada kepulan asap yang keluar dari sela-sela bawah freezer (alat pendingin).

Pekerja sudah berusaha memadamkannya menggunakan alat pemadam yang tersedia. Namun api tak kunjung padam. Api bertambah besar lantaran banyaknya bahan-bahan mudah terbakar maupun sisa BBM yang ada di kapal yang terbuat dari kayu tersebut.

Hingga kemudian, kobaran api terus membesar dan menjalar ke empat kapal lain yang sedang dalam perbaikan dan terparkir di sebelahnya. Sejumlah nelayan, pengurus kapal, bersama warga dan petugas pun langsung berupaya narik beberapa kapal yang ada di dekat kapal yang terbakar itu untuk menjauh dari lokasi, supaya tidak ikut terbakar.

Sedikitnya empat mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Petugas pemadam bersama warga terus berupaya memadamkan api. Namun hingga pukul 19.00 WIB, atau sekitar tiga jam setelah kejadian, kobaran api belum berhasil dipadamkan.

Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Ferry Sandy Sitepu, saat ditemui di tempat kejadian membenarkan, ada lima kapal ikan yang terbakar. Api diduga berasal dari kapal yang paling ujung yang sedang dilas.

“Mungkin karena kurang pengawasan, sehingga muncul percikan api sehingga api itu mengenai bahan-bahan yang mudah terbakar dan bertambah besar. Kemudian merambat ke kapal lain, sehingga total ada lima kapal yang terbakar,” kata Kapolres.

 

View this post on Instagram

 

Kebakaran hebat menimpa lima unit kapal ikan yang sedang bersandar di dok atau galangan PT Bintang Harapan, Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Senin (17/9) sore. Tak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Namun, kelima kapal berbobot kurang lebih 100 grosston (GT) itu pun ludes. Kerugian diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah. Besarnya kobaran api menyebabkan kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi, dan terlihat dari belasan kilometer. Adapun kelima kapal yang terbakar, yakni KM Inti Makmur, KM Bintang Rejeki B, KM Sumber Jaua B, KM Kasi Utama, dan KM Jawa Sentosa. Kesemuanya adalah milik Herman Kasmono alias Kim We. Informasi yang dihimpun, kobaran api muncul sekira pukul 16.00 WIB. Diduga api percikan salah satu kapal yang sedang diperbaiki oleh pekerja di dok tersebut. Video: (way) Selengkapnya baca di Koran Harian Pagi Radar Pekalongan edisi 18 September 2018 dan website www.radarpekalongan.co.id #kebakaran#kapal#radarpekalongan#pekalongan#batang#kendal#pemalang#tegal#kotapekalongan#kabupatenpekalongan#berita#jateng#jawatengah Punya info/berita menarik? kirimkan melalui DM atau WA 082323502373

A post shared by Radar Pekalongan (@radarpekalongan) on

“Sementara ini masih proses pemadaman, dan untuk menghindari supaya api tidak merambat ke kapal lain, beberapa kapal kita tarik menjauh dari lokasi. Untuk lebih jelasnya, akan kita selidiki lebih lanjut,” kata Kapolres.

Hingga berita ini ditulis, petugas dibantu warga masih berusaha keras memadamkan kobaran api. Lokasi pun dijaga ketat oleh petugas kepolisian untuk mencegah warga berduyun-duyun mendekat dan guna mempermudah proses pemadaman maupun hal-hal lain yang tidak diinginkan. (way)

Facebook Comments