Metro Pekalongan

Jelang Pendaftaran CPNS, Pemohon SKCK Melonjak 300 Persen

Pemohon SKCK

MENUNGGU – Sejumlah warga sedang menunggu penerbitan SKCK di ruang pelayanan SKCK Sat Intelkam Polres Pekalongan Kota, Senin (17/9).
WAHYU HIDAYAT

KOTA PEKALONGAN – Menjelang pendaftaran CPNS tahun 2018, jumlah pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Pekalongan Kota meningkat sekitar 300 persen atau tiga kali lipat dibanding sebelumnya.

Kasat Intelkam Polres Pekalongan Kota AKP Edi Sudarmono, melalui Kaur Mintu Bripka Agus Utomo, menuturkan meningkatnya jumlah permohonan SKCK itu terjadi sejak satu minggu terakhir. “Sejak ada kabar akan dibuka pendaftaran CPNS, jumlah pemohon SKCK langsung melonjak,” tuturnya, Senin (17/9).

Dia menyampaikan sebelum ada kabar akan dibukanya rekrutmen CPNS di Kota Pekalongan maupun di daerah lain di seluruh Indonesia, jumlah pemohon SKCK di Polres Pekalongan Kota setiap harinya sekitar 50 orang.

Namun sejak ada kabar pendaftaran CPNS akan dibuka pada 19 September mendatang, tiap hari di Polres Pekalongan Kota ada sekitar 150 hingga 200 permohonan SKCK. “Sebagian besar keperluan permohonan SKCK itu katanya untuk persiapan persyaratan mendaftar CPNS. Dalam seminggu ini jumlahnya mulai ramai,” ungkapnya.

Dia menambahkan bahwa pelayanan penerbitan SKCK di Polres Pekalongan Kota dilayani setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Sedangkan standar penerbitan SKCK hanya sekitar 10 menit, selama persyaratan sudah dilengkapi.

Tetapi menurutnya, meski ada batas jam pelayanan, pelayanan tetap akan dilanjutkan semisal di hari itu sudah mendaftar namun sampai pukul 14.00 ternyata antrean masih ramai. “Berhubung ada peningkatan jumlah permohonan, maka jam pelayanan kita sesuaikan sampai selesai dan terlayani semua,” imbuhnya.

 

View this post on Instagram

 

Menjelang pendaftaran CPNS tahun 2018, jumlah pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Pekalongan Kota meningkat sekitar 300 persen atau tiga kali lipat dibanding sebelumnya. Kasat Intelkam Polres Pekalongan Kota AKP Edi Sudarmono, melalui Kaur Mintu Bripka Agus Utomo, menuturkan meningkatnya jumlah permohonan SKCK itu terjadi sejak satu minggu terakhir. “Sejak ada kabar akan dibuka pendaftaran CPNS, jumlah pemohon SKCK langsung melonjak,” tuturnya, Senin (17/9). Dia menyampaikan sebelum ada kabar akan dibukanya rekrutmen CPNS di Kota Pekalongan maupun di daerah lain di seluruh Indonesia, jumlah pemohon SKCK di Polres Pekalongan Kota setiap harinya sekitar 50 orang. Selengkapnya baca di www.radarpekalongan.co.id #radarpekalongan #pekalongan #batang #kendal #pemalang #tegal #kotapekalongan #kabupatenpekalongan #berita #jateng #jawatengah #PendaftaranCPNS #CPNS #PemohonSKCK #SKCK Punya info/berita menarik? kirimkan melalui DM atau WA 082323502373 Gunakan #RadarPekalongan untuk Repost informasi di sekitar Anda dan hindari HOAX. Cek update informasi dari masyarakat lewat #radarpekalongan

A post shared by Radar Pekalongan (@radarpekalongan) on

Salah satu pemohon SKCK, Prayitno (23), warga Kota Pekalongan, mengaku dirinya sengaja datang untuk membuat SKCK guna keperluan mengikuti pendaftaran CPNS mendatang. Meskipun diakuinya, persyaratan berkas apa saja yang dibutuhkan saat pendaftaran nanti belum ia ketahui.

“Mumpung belum dimulai pendaftarannya, ini mulai mempersiapkan segala berkasnya dulu, salah satunya SKCK. Biar nanti saat dibutuhkan tidak lagi repot harus ngurus persyaratan kesana kemari,” katanya. (way)

Facebook Comments