Radar Batang

Bupati akan Bentuk Tim Percepatan di Bidang Investasi, Pariwisata dan IPM

GATHERING – Bupati didampingi istri serta Kabag Humas Setda Batang saat memberikan penjelasan pada awak media pada acara Gathering yang diadakan berbarengan dengan Minggon Jatinan di hutan kota Rajawali.

BATANG – Bupati Batang, Wihaji menegaskan bahwa pihaknya akan membentuk tim percepatan peningkatan dan penataan di bidang Investasi, pariwisata dan Indek Pembangunan Manusia (IPM). Tim tersebut nantinya akan berasal dari luar birokrasi, dan beranggotakan para pakar serta ahli di bidangnya masing-masing. Nantinya tim ini akan melakukan pemetaan dan mengumpulkan data-data serta pendekatan yang dilakukan melalui sektor ekonomi, kesehatan dan pendidikan.

“Hasil kerja tim nantinya bisa membuat kinerja ASN (Aparatur Sipil Negara) di tiap OPD bisa lebih maksimal. Sehingga nantinya bisa dihasilkan perencanaan yang matang dalam menghadapi tahun anggaran 2019. Sehingga Kabupaten Batang akan lebih maju dan mampu bersaing dengan daerah lain,” ujar Wihaji pada acara Gethering dengan awak media di acara Minggon Jatinan yang diadakan di hutan Kota Rajawali, Minggu (16/9).

Wihaji menegaskan, pada penyusunan APBD 2019, pihaknya berkomitmen bahwa penganggaran harus berpihak pada sektor infrastruktur guna membangun sarana dan prasarana yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat. Selain itu juga untuk pengembangan perekonomian, seperti pembangunan akses menuju kawasan wisata.

“Untuk program prioritas pemerintahan yang saya pada pak Wakil Bupati Suyono canangkan sejak dilantik, hingga saat ini sudah berjalan dengan baik. Seperti menciptakan seribu wirausahawan baru, saat ini sudah ada sekitar 400 ratusan. Untuk menciptakan 10 ribu lapangan pekerjaan baru, hingga saat ini sudah ada sekitar 4 ribu pekerja baru. Dan dibilang investasi, hingga saat ini sudah ada 44 investor baru yang masuk di Batang. Sedangkan untuk program sosial, saat ini sejumlah program dan sistemnya sudah selesai dibuat, sehingga tinggal pelaksanaan saja,” jelas Bupati yang hadir bersama istri, Uni Kuslantasih.

Pada kesempatan itu Wihaji juga mengakui bila saat ini Perda RTRW yang tengah direvisi masih menjadi penghambat masuknya investasi di Kabupaten Batang. Padahal sudah banyak investor yang mengantri untuk berinvestasi di Batang, namun mereka masih menunggu perda RTRW yang baru selesai terlebih dahulu.

“Revisi Perda RTRW akan terus dipacu agar segera selesai. Mengingat saat ini banyak investor yang sudah mengantri untuk masuk ke Batang, sehingga diharapkan dalam waktu dekat ini bisa segera selesai,” lanjut Bupati.

Ditambahkan, untuk pengembanban sektor pariwisata, saat ini masih dilakukan pemetaan sinergitas antar objek wisata . Termasuk juga adanya pemetaan daerah atau kawasan yang akan didukung Pemda utk pengembangan sektor wisata. “Jadi, nantinya ada pemetaan kawasan mana saja yang masuk wilayah wisata, ekonomi kreatif, pertanian maupun pengembangan lainnya berdasarkan karakter wilayah. Di 2018 ini semua data diharapkan sudah lengkap, dan itu nantinya yang akan dijadikan dasar untuk mengambil kebijakan agar bisa tetap sasaran serta juga untuk percepatan pembangunan daerah.”

Sekda Nasikhin yang ikut hadir pada acara itu menambahkan, pola kepemimpinan Wihaji-Suyono yang saat ini berjalan di Batang, merupakan pola pemerintahan yang visioner. Yaitu pemerintahan yang punya gambaran masa depan yang sudah direncanakan dan ingin dicapai.

“Namun tentunya Bupati Wakil Bupati serta kami yang ada di birokrasi tidak bisa jalan sendiri, sehingga butuh dukungan semua pihak termasuk media massa. Sehingga kerja sama antara Pemda dan wartawan harus dibina terus. Setiap output berita harus membantu meningkatkan semangat dan optimisme ke depan,” kata Nasikhin.

Ditambahkan, sumber daya manusia aparatur dan birokrasi harus terus ditingkatkan. Dibidang penganggaran, juga harus dilakukan pembagian alokasi anggaran dengan baik agar tepat peruntukan dan sasaran. “Ada beberapa kegiatan penting yang disiapkan, termasuk Batang Super Blok yang saat ini sudah dilakukan pembentukan tim untuk percepatan,” tandas Nasikhin. (don)

Facebook Comments