Metro Pekalongan

Loyalitas Pejabat Sangat Dibutuhkan

Loyalitas Pejabat Sangat Dibutuhkan

DILANTIK – Walikota Pekalongan, Moch Saelany Machfudz kembali melantik sejumlah pejabat struktural baik pejabat administrator, pengawas, fungsional dan kepala puskesmas, Jumat (14/9).
M. AINUL ATHO

KOTA PEKALONGAN – Walikota Pekalongan, Moch Saelany Machfudz kembali melakukan perombakan jabatan struktural di lingkungan Pemkot Pekalongan. Jumat (14/9), Walikota melantik sebanyak 45 pejabat administrator, pengawas, fungsional dan kepala puskesmas. Pelantikan kali ini terhitung merupakan pelantikan dengan gerbong mutasi besar ketiga yang dilakukan Walikota Pekalongan.

Dari 45 pejabat yang dilantik, 19 diantaranya merupakan pejabat administrator, 15 pejabat pengawas, 7 orang pejabat fungsional dan 4 orang kepala puskesmas.

Dalam pelantikan kali ini, ada beberapa pos pejabat yang dilakukan pergeseran diantaranya dua camat yakni Camat Pekalongan Utara dan Camat Pekalongan Timur. Camat Pekalongan Utara yang sebelumnya dijabat oleh Yos Rosyidi, digantikan oleh Lilik Murdiyanto. Sedangkan Yos Rosyidi dilantik sebagai Kabag Kesra Setda Pekalongan.

Kemudian untuk Camat Pekalongan Timur yang sebelumnya dijabat oleh Endro Purwiyatso, digantikan oleh Sukirno. Endro sendiri ditempatkan sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perlindungan Perempuan dan Anak. Kemudian pergeseran juga terjadi pada jabatan kepala Kesbangpol yang kini diisi Bambang Sumitro yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dindukcapil. Bambang bertukar posisi dengan Dadang Septriasa yang sebelumnya menjabat kepala Kesbangpol.

Pergeseran dan pengisian jabatan juga terjadi di jajaran kepala bidang Dinas Pendidikan. Bidang Pembinaan PAUD dan PNF yang sebelumnya dijabat Nunik Ariastuti digantikan Triyono. Posisi Triyono sebagai Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar ditempati Sugiyo yang sebelumnya menjabat Kepal UPTD TPI.

Walikota Pekalongan, Moch Saelany Machfudz yang ditemui usai pelantikan kembali menekankan loyalitas para pejabat sangat dibutuhkan dalam rangka mendorong pencapaian visi misi Walikota Pekalongan.

“Sebagai Walikota saya memiliki batas masa jabatan sehingga di sisa masa jabatan saya ingin mengejar visi misi yang sudah ditetapkan. Untuk itu loyalitas pejabat sangat dibutuhkan untuk mengejar itu,” tuturnya.

Dengan perombakan jajaran pejabat struktural, ia berharap kinerja dapat lebih maksimal. Mutasi dan rotasi dikatakan Walikota merupakan bagian dari pembinaan karir pegawai dan sebagai upaya penyegaran untuk meningkatkan kinerja. “Pelantikan ini juga demi kepentingan organisasi, bukan sekedar menempatkan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan atau ada kepentingan tertentu,” tambahnya.

Ia berpesan agar pejabat yang dilantik agar dapat bersungguh-sungguh melakukan inovasi dan kinerja yang maksimal demi memberikan pelayanan yang sepenuh hati kepada masyarakat. (nul)

Penulis: M Ainul Atho

Facebook Comments