Radar Batang

Duh, Konsumsi Ikan Masyarakat Ternyata Rendah

Duh, Konsumsi Ikan Masyarakat Ternyata Rendah

TEBAR – Bupati Batang Wihaji menebar ratusan ribu bibit ikan di bendungan Sungai Kramat Kecamatan Batang, Kamis (13/9).
M DHIA THUFAIL

*825 Ribu Benih Ikan Ditebar di Sungai

BATANG – Tingkat konsumsi ikan masyarakat Jawa Tengah tercatat masih sangat rendah. Dari total 34 provinsi di seluruh Indonesia, Jateng bahkan menempati posisi 33 atau terrendah kedua nasional dalam hal konsumsi binatang laut tersebut.

Hal itu terungkap saat kegiatan tebar benih ikan pemberian Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Jateng di Bendungan Sungai Kramat, Batang, Kamis (13/9). Total ada 850 ribu benih ikan nila, mujaer, dan emas yang ditebar.

“Rata – rata di negara maju konsumsi ikan mencapai 100 kilogram perkapita pertahunnya, Sedang untuk tingkat nasional, baru 43 kilogram perkapita pertahunnya dan untuk Jawa Tengah sendiri baru 29 kilogram perkapita pertahunnya. Jadi, tingkat konsumsi ikan di Jateng ini masih rendah,” kata Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan dan Budidaya Dislutkan Jateng, Arif Rahman Hakim.

Arif mengatakan, bantuan benih ikan tidak hanya diberikan pada Pemkab Batang saja, tetapi juga ke daerah Kabupaten lainnya. Dislutkan bahkan mengalokasikan total 50 juta benih ikan kepada hampir seluruh wilayah kabupaten/kota di Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Batang yang mendapat total 1,7 juta bibit ikan.

“Untuk meningkatkan konsumsi ikan masyarakat Jawa Tengah, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jateng akan gencar melakukan sosialiasi gemar makan ikan,” tukasnya.

Bupati Batang, Wihaji, mengatakan bahwa penebaran ratusan ribu benih ikan air tawar tersebut sebagai upaya menjaga kelestarian dan potensi budidaya ikan di daerah setempat. “Penebaran bibit atau benih ikan ini menjadi satu diantara bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan hidup di daerah. Tentunya, kami mendukung dan berterima kasih atas bantuan benih ikan dari Gubernur Jateng,” ungkapnya didampingi Uni Kuslantasih Wihaji.

Tahun ini, kata dia, Pemprov Jateng merencanakan memberikan bantuan bibit ikan kepada Pemkab Batang sebanyak 1,7 juta ikan dan selanjutnya akan ditebarkan di sejumlah aliran sungai pada 15 kecamatan setempat.

“Dari yang direncanakan 1,7 juta, saat ini kami baru menebar 825 ribu bibit ikan dan nantinya akan ditindak lanjuti penebarannya di setiap perairan umum yang tersebar di wilayah 15 kecamatan,” katanya.

Menurut Bupati, ratusan ribu ikan yang sudah ditebar di bendungan aliran Sungai Kramat tersebut dapat dipanen oleh warga sekitar empat sampai enam bulan ke depan. “Oleh karena, kami berpesan pada warga agar bibit ikan air tawar yang sudah ditebar di sungai itu tidak diambil dengan cara diracun atau yang merusak habitat di sungai itu. Akan tetapi warga bisa mengambilnya dengan cara dipancing,” terangnya. (fel)

Penulis: M Dhia Thufail | Radar Pekalongan
Redaktur: Akhmad Saefudin

Facebook Comments