Metro Pekalongan

Nah Loh, Telat Pajak Terjaring Razia

Razia Telat Pajak

RAZIA PAJAK MOTOR – UPPD/Samsat Kota Pekalongan bersama Satlantas Polres Pekalongan Kota menggelar razia gabungan dengan sasaran kendaraan yang menunggak pajak, bertempat di depan kantor samsat setempat, Kamis (13/9) pagi.
WAHYU HIDAYAT

KOTA PEKALONGAN – Sebanyak 75 unit kendaraan yang menunggak pajak terjaring razia, dalam operasi gabungan yang digelar Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD)/Samsat Kota Pekalongan bersama Satlantas Polres Pekalongan Kota di depan kantor Samsat Kota Pekalongan, Kamis (13/9) pagi.

Selain kendaraan penunggak pajak, ada pula puluhan pengendara yang ditilang karena tidak membawa kelengkapan surat-surat berkendara, seperti SIM dan STNK.

Kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan, meningkatkan pendapatan pajak, serta untuk mengurangi jumlah tunggakan pajak kendaraan bermotor.

Khusus bagi kendaraan yang terjaring razia karena menunggak pajak, pemilik atau pengendara yang bersangkutan langsung diminta membayar tunggakan pajak kendaraannya di lokasi. Pada saat itu juga petugas Samsat bersama Satlantas langsung memproses pembayaran pajak dan pengesahan STNK. Proses inipun hanya memakan waktu beberapa menit.

Namun bagi yang belum bisa melunasi kewajibannya, petugas Satlantas akan memberikan surat tilang lantaran STNK belum dilakukan pengesahan. Selain itu, yang bersangkutan harus menandatangani surat pernyataan yang telah disediakan petugas UPPD/ Samsat Kota Pekalongan.

Surat pernyataan antara lain berisi nama, alamat, nomor telepon, nopol kendaraan, dan kesanggupan kapan akan membayar pajak kendaraannya. Untuk selanjutnya, petugas Samsat akan melakukan penagihan pajak kendaraan ke yang bersangkutan.

Kasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) UPPD Kota Pekalongan, Alep Refain, menjelaskan bahwa razia gabungan seperti itu rutin digelar UPPD/Samsat Kota Pekalongan bersama Satlantas Polres Pekalongan Kota. Sebulan bisa digelar sampai empat kali, atau seminggu sekali. Bahkan bisa seminggu dua kali.

“Bagi kami, sasaran razia ini khususnya adalah penunggak pajak kendaraan. Tujuannya supaya masyarakat yang belum membayar pajak kendaraan supaya membayar pajak kendaraannya. Di sini kita sudah sediakan khusus untuk proses pembayaran pajak bagi yang kena razia. Langsung dibayarkan, tidak sampai lima menit perpanjangan STNK-nya sudah jadi,” katanya, di sela-sela pelaksanaan razia kemarin.

“Dari razia kali ini, ada 75 obyek pajak atau kendaraan yang terjaring razia. Pemiliknya kita minta langsung melunasi pembayaran pajak kendaraannya. Hasilnya, tadi banyak yaang langung membayar tunggakan pajak kendaraannya, nominalnya mencapai Rp12.440.000,” imbuh dia.

Namun bila tidak bisa langsung membayar pajak kendaraannya, yang bersangkutan akan ditilang Satlantas. Penilangan dilakukan karena STNK belum ada pengesahan dari pihak kepolisian, sehingga kendaraan tersebut belum legal. “Sedangkan rentetannya, untuk bisa mendapat pengesahan STNK, maka harus dibayar dulu pajak kendaraannya, baru akan dilakukan pengesahan STNK,” tuturnya.

Dijelaskan pula bahwa UPPD/Samsat Kota Pekalongan terus berupaya meningkatkan pendapatan pajak kendaraan dan mengurangi jumlah tunggakan pajak kendaraan bermotor.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk taat membayar pajak kendaraannya, jangan sampai melewati tanggal jatuh tempo supaya tidak kena denda. “Pendapatan pajak ini nantinya akan dikembalikan ke masyarakat. Pajak akan digunakan untuk membiayai pembangunan. Mari taat membayar pajak,” imbaunya.

Untuk memudahkan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, pembayaran pajak kendaraan sudah lebih mudah. Wajjib pajak bisa datang langsung membayar ke kantor Samsat, membayar melalui Samsat Drive Thru (Samsat Cepat), Samsat Siaga, ataupun registrasi melalui aplikasi ‘Sakpole’.

Dia menbahkan bahwa pajak kendaraan bisa dibayarkan 60 hari sebelum jatuh tempo. Pemprov Jateng melalui BPPD, saat ini juga masih punya program ‘Gebyar Hadiah Samsat 2018’ periode 2 Januari hingga 31 Oktober 2018. Para pemilik kendaraan bernopol Jawa Tengah yang membayar pajak berkesempatan mendapatkan hadiah kendaraan dan hadiah menarik lainnya. (way)

Facebook Comments