Radar Batang

Pelayanan Terganggu, Pelanggan Wadul Bupati Batang

Wadul Wihaji

WADUL – Bupati Wihaji menerima belasan warganya yang ingin mengadukan layanan PDAM yang sering bermasalah, kemarin.
M DHIA THUFAIL

BATANG – Belum puas dengan audiensi yang digelar bersama anggota DPRD Kabupaten Batang. Belasan masyarakat yang tergabung dalam Forum Komunikasi Independen Pelanggan (FKIP) PDAM Kabupaten Batang, Kamis (13/9) siang mendatangi kantor Bupati Batang.

Dikatakan Yani, perwakilan anggota FKIP, bahwa audiensi yang sudah digelar dengan DPRD Batang dan Raker Komisi C DPRD Batang tidak membuahkan keputusan. Oleh karena, dengan adanya pertemuan dengan Bupati Batang Wihaji diharapkan segala keluhan yang dirasakan masyarakat Batang bisa tersampaikan dan membuahkan kebijakan.

Ia mengatakan, dirinya mewakili banyak ibu rumah tangga di Batang menyerukan pelayanan PDAM Batang yang sangat kurang. Banyak masyarakat berbulan-bulan bahkan ada sebagian bertahun-tahun, mendapat pelayanan buruk dari PDAM Batang.

“Pelayanan tidak sebanding dengan uang yang sudah kita bayarkan setiap bulannya. Air PDAM sering mati pak, terutama daerah Kalisalak, siang mati, sore nyala, mati lagi, baru malam jam 11 nyala lagi,” katanya.

Ia yang berprofesi sebagai seorang sales yang notabene sering keliling berbagai wilayah di Kabupaten batang juga sering mendengar keluhan serupa terkait buruknya pelayanan PDAM. Terutama di daerah perumahan yang hanya bisa mengandalkan saluran air dari PDAM, karena kesulitan dalam membuat sumur.

“Pelanggan saya juga hampir sebagian besar protes, karena air PDAM sering mati,” sesalnya.

Tidak hanya pelayana air yang sangat buruk, pelanggan PDAM juga dibebani dengan biaya langganan air yang cukup mahal. Bahkan terbilang ekstreme, karena kenaikan tarif mencapai 60% dari harga sebelumnya. (fel)

Facebook Comments