Radar Batang

Gedung Perkuliahan Undip Ditarget Rampung Tahun Depan

Kuliah Perdana Undip Batang

MOTIVASI – Bupati Wihaji ikut memotivasi mahasiswa Undip saat kuliah perdana di pendopo kabupaten, Senin (10/9).
M DHIA THUFAIL

BATANG – Pembangunan kampus Undip Semarang di Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang belum rampung. Pemkab Batang kini tengah memproses perizinan dengan menyiapkan detail engineering design (DED) dan Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

Harapannya, proses belajar mengajar ratusan mahasiswa Prodi D3 Kehumasan dan Administrasi Perpajakan difokuskan di gedung eks Dinas Peternakan yang telah direnovasi oleh pihak Undip Semarang.

Namun demikian, Bupati Wihaji mengatakan bahwa pembangunan gedung perkuliahan yang menghabiskan anggaran miliaran rupiah itu ditarget mampu selesai di tahun depan. Sehingga, proses belajar mengajar yang saat ini difokuskan di eks gedung Dinas Peternakan akan dipindahkan.

“Gedung perkuliahan yang dipakai saat ini sifatnya hanya sementara. Apabila gedung perkuliahan yang ada di Bandar telah selesai, maka kegiatan perkuliahan wajib pindah ke sana. Kita targetkan tahun depan pembangunan fisiknya sudah dapat selesai,” ungkap Wihaji.

Ia mengatakan, apabila gedung perkuliahan itu telah siap 100 persen, maka Pemkab dan Undip Semarang akan manambah jumlah jurusan. “Ya, akan ada 10 jurusan nantinya, seperti Hukum, Pertanian, Peternakan, Kelautan Perikanan, Kehumasan, Perpajakan dan lainnya,” bebernya.

Sementara itu, Wakil Rektor III Undip, Budi Setiyono mengatakan, dengan adanya rencana dibukanya fakultas Pertanian dan Peternakan di Batang, maka Undip akan memanfaatkannya untuk melakukan pembibitan domba. “Kita melihat potensi yang bagus di bidang peternakan, khususnya peternakan domba di Batang. Terlebih, saat ini di tingkat nasional domba masih dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan,” katanya.

Melihat potensi itu, Undip akan menjadikan Fakultas Pertanian dan Peternakan sebagai pusat pendidikan, khususnya yang memiliki spesifikasi dalam pengembangan domba. “Beberapa waktu lalu kami telah presentasi dengan Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) dan sudah mengidentifikasi berbagai macam kemungkinan science technopark apa yang tepat, mengerucut pada diskusi itu sehingga Batang nantinya akan menjadi pusat pembibitan domba, karena saat ini di tingkat nasional pun mencari pembibitan domba belum ada sentranya,” jelasnya.

Setelah ditemukan science techno park yang tepat, Fakultas Peternakan Undip akan dilengkapi dengan laboratorium, kandang domba, pusat training, dan edukasi domba. “Jadi tidak hanya untuk perkuliahan, tapi ada lahan yang bisa sekaligus jadi eduwisata, pendidikan, pelatihan peternakan domba untuk mendukung apa yang akan kami canangkan di batang sebagai pusat pembibitan domba,” tandasnya. (fel)

Facebook Comments