Radar Kendal

Atlet Taekwondo PPLOPD Butuh Atensi Pemda

Atlet Taekwondo PPLOPD Butuh Atensi Pemda

MEMBANGGAKAN – Delapan taekwondoin PPLOPD Kendal, dengan bangga tunjukan mendali yang berhasil disabet dari Kejurnas Taekwondo Championship Rektor UPN Cup III 2018.
NUR KHOLID MS

KENDAL – Delapan taekwondoin dari Pusat Pendidikan Latihan Olahraga Pelajar Daerah (PPLOPD) Kabupaten Kendal berhasil menyabet mendali saat berlaga di Kejurnas Taekwondo Championship Rektor UPN Cup III 2018, akhir Agustus lalu. Sayangnya, prestasi mereka dinilai masih sepi apresiasi pemerintah daerah.

Pelatih I taekwondo PPLOPD, Luqman Barata, Selasa (11/9), mengungkapkakn, raihan mendali emas di Kejurnas Rektor UPN CUP III itu diraih atas nama Bayu Edi Setiawan turun di kelas junior under 48 Kg, (SMAN 1 Weleri), Muhammad Rivandy Mahya turun di kelas pra kadet c under 37 Kg (SMPN 1 Kendal), Muhammad Rizal Himawan turun di kelas junior under 51 Kg ( SMK Muhammadiyah 3 Weleri) dan Noni Sanrisa Yun Aldian turun di kelas junior under 52 Kg (SMAN 1 Sukorejo).

“Mendali peraknya diraih Salsabilla Chairunisa turun di kelas kadet under 37 Kg (SMPN 1 Brangsong) dan M Aditya Tri Laksana Mahya Putra di pemula c under 48 Kg (SDN 5 Krajan Kulon, Kaliwungu). Untuk atlit peraih perunggu Desta Bagus Ananda di kelas junior under 45 Kg (SMPN 1 Weleri) dan Nouvandita Ahgistia Fahrani di kelas junior under 46 Kg (SMPN 1 Brangsong),” katanya.

Menurut Luqman, PPLOPD juga telah melakukan berbagai persiapan menyongsong Kejurnas AAU Yogyakarta. Selain mental, juga mengembleng para atlit secara intensif empat kali dalam seminggu. Kekurangan anggaran dan sarpras selama pelaksanaan latihan tidak menyurutkansemangat untuk tetap mempersembahkan prestasi. Tak hanya di Kejurnas UPN Veteran Jawa Timur, pada even lainnya mereka mampu dapat meraih prestasi. Seperti pada Kejurda 2017 meraih sebagai juara umum III.

“Kalau lawan yang berat bagi kami adalah atlit dari Semarang dan Solo. Mereka perkembanganya dalam cabang olahraga taekwondo cukup pesat,” ungkapnya didampingi asisten pelatih, Agung Eka Fambudi.

Sementara itu, orangtua atlit, Sukamto, mengaku bangga dengan pretasi yang sudah ditorehkan oleh atlit-atlit dari PPLOPD. Meskipun berangkat dari PPLOPD, tetapi prestasinya juga mengharumkan Kabupaten Kendal, maupun sekolah asal atlet. Maka dibutuhkan perhatian khusus pemerintah daerah dan lembaga pendidikan tempatnya belajar, sehingga dapat mendorong mereka untuk terus berprestasi ke tingkat yang lebih tinggi.

“Setahu saya ada bantuan dari dinas terkait setiap tahunnya hanya untuk digunakan satu kali kejuaraan. Selebihnya dari swadaya pelatih dan orangtua atlit. Seperti berangkat ikut Kejurnas di Jatim tidak murni dari biaya bantuan dinas terkait akan tetapi ada dari unsur swadaya. Ya harapannya ada perhatian lebih dari pemerintah daerah agar bisa menambah semangat atlit untuk terus berprestasi,” katanya. (nur)

Penulis: Nur Kholid Ms

Facebook Comments