Radar Jateng

Wuih, Ternyata di Blora Juga akan Dibangun Bandara

Wuih, Ternyata di Blora Juga akan Dibangun Bandara

BUTUH PERLUASAN: Wakil Bupati Blora Arief Rohman (tiga dari kanan) meninjau lahan untuk pengembangan Bandara Ngloram.
SUBEKAN/RADAR KUDUS

*Kemenhub Rp 5 M, Pemkab Bebaskan Lahan

BLORA – Tahun ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengucurkan dana Rp 5 miliar untuk pembangunan Bandara Ngloram. Dana tersebut untuk pemagaran lahan dan masterplan bandara. Sedangkan, Pemkab Blora bertugas membebaskan lahan untuk perluasan apron dan terminal.

Pemkab Blora melalui Dinas Perumahan Permukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) kembali menggelar rapat koordinas kemarin. Yaitu dengan mengundang pelaksana pembangunan bandara dari Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub. Yang diwakili oleh Ka Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Indra Triyantono. Rapat dipimpina langsung oleh Wakil Bupati Arief Rohman, didampingi Sekda Komang Gede Irawadi dan beberapa Kepala OPD.

Ka Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Indra Triyantono, menyampaikan tahun ini pembangunan Bandara Ngloram dianggarkan Rp 5 miliar. Dana tersebut untuk pemagaran lahan dan pembuatan masterplan.

Tahun depan, pembangunan bandara tersebut akan kembali mendapatkan anggaran Rp 40 miliar dari APBN. “Dana ini akan kami gunakan untuk overlay landasan lama sepanjang 900 meter yang telah rusak, serta perpanjangannya hingga 1300 meter,” terangnya.

Selain membangun landasan, dana tersebut juga digunakan untuk membangun apron atau pelataran parkir pesawat dan terminal penumpang. Sebab, lahan bandara yang ada setelah dihitung hanya cukup untuk perpanjangan landasan.

Sedangkan untuk perluasan apron dan terminal membutuhkan pengembangan. Sehingga, Kemenhub meminta dari Pemkab Blora dalam pembebasan lahannya. Pembangunan bandara tersebut akan dilakukan bertahap.

“Tahap awal overlay dan perpanjangan landasan, sambil menunggu pembebasan lahan yang akan digunakan untuk terminal,” imbuhnya.

Mendengar penjelasan itu, Wakil Bupati Arief Rohman langsung meminta Sekda, Kepala Dinrumkimhub serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) untuk menyusun langkah pembebasan lahan dan masterplan. Termasuk, menentukan berapa luas lahan yang akan dibebaskan.

Penyusunan itu bersama Camat Cepu, Kepala Desa Ngloram dan Kepala Desa Kapuan yang juga hadir dalam rapat. “Pembebasan lahan untuk terminal nanti oleh Dinrumkimhub. Sedangkan DPUPR pembebasan lahan untuk akses jalan masuk ke bandaranya. Kami yakin ini akan berjalan lancar,” jelas wabup. (sub/lid)

Facebook Comments