Radar Kajen

RSUD Kraton Punya CT Scan 64 Slice

CT Scan 64 Slice

CT SCAN – Petugas RSUD Kraton Kabupaten saat menjelaskan fungsi alat CT Scan 64 Slice di rumah sakit tersebut, kemarin.
MUHAMMAD HADIYAN

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kraton, Kabupaten Pekalongan ternyata miliki pelayanan unggulan Computerized Tomography atau CAT Scan 64 slice. CT Scan dengan 64 slice ini merupakan satu-satunya di Pekalongan yang akan memberikan kualitas gambar yang optimal akan pencitraan tubuh dan kardiovaskular, mempersembahkan visualisasi yang jelas akan bagian-bagian kecil dari anatomi tubuh.

Kabid Pelayanan Medis RSUD Kraton, NS Slamet Martono SKes MA, mengatakan, Scan / pemindaian beresolusi tinggi ini menggunakan sinar-x untuk menciptakan gambar penampang tubuh, sehingga membuat dokter dapat melakukan pemeriksaan organ tubuh manusia secara rinci.

“CT Scan 64 slice ini untuk melakukan pemindaian dan mendiagnosa pasien dengan cepat,” kata dia.

CT scan digunakan untuk mendeteksi kanker, infeksi, cedera dan berbagai kondisi patologi lainnya. “Biasanya pasien yang menggunakan pelayanan ini adalah pasien bedah syaraf, bedah umum dan penyakit-penyakit lainnya yang membutuhkan alat CT Scan tersebut,” terang Slamet.

“Selain dari pasien rumah sakit, juga banyak pasien rujukan luar yang menerima manfaat pelayanan CT Scan 64 slice di RSUD Kraton,” tambahnya.

Selain itu, kini RSUD Kraton juga membuka pelayanan ICU anak dengan fasilitas empat kamar tidur. Ruang ICU anak atau PICU NICU (Pediatric Intensive Care Unit dan Neonatal Intensive Care Unit) ini adalah ruang perawatan intensif untuk bayi (sampai usia 28 hari) dan anak-anak yang memerlukan pengobatan dan perawatan khusus, guna mencegah dan mengobati terjadinya kegagalan organ-organ vital.

Kini, lanjut dia, alat kesehatan sudah terpenuhi dan memadahi untuk membuka pelayanan kegawatdaruratan bagi anak baru lahir tersebut. Ruang dan alat untuk pelayanan PICU NICU sudah siap beserta SDM yang ada. “Tidak hanya alat yang sudah memadai, SDM kita juga sudah siap dengan tambahan rekrutmen BLUD kemarin,” terangnya.

Dijelaskan, sebagian besar bayi yang dirawat dalam ruang PICU NICU atau ICU Anaka ini adalah mereka yang mengalami gangguan pernapasan, premature, kelainan congenital, dan lain-lain. NICU berguna untuk observasi bayi baru lahir secara intensive: untuk mendapatkan terapi oksigen, mendapatkan terapi intervena, dan pemberian makanan melalui alat.

“Pelayanan intensif ini untuk anak yang membutuhkan perawatan khusus. Anak yang harus dirawat di PICU adalah mereka yang mengalami masalah pernapasan akut, kecelakaan berat, komplikasi, dan kelainan fungsi organ,” terangnya. (yan)

Facebook Comments