Radar Kajen

Gara-gara Ini 2 Ruko Milik Warga Terancam Tergusur

Gara-gara Ini 2 Ruko Milik Warga Terancam Tergusur

PELEBARAN JALAN – Dua ruko milik warga terancam dibongkar akibat pelebaran jalan di wilayah Mayangan Wiradesa hingga Api-api Wonokerto.
MUHAMMAD HADIYAN

Dua ruko milik warga terancam tergusur akibat proyek pembangunan dan pelebaran jalan di ruas pertigaan Mayangan, Wiradesa, Pekalongan. Hal ini dikarenakan sisi depan bangunan berdiri di daerah milik jalan (Damija).

Fitriyah, pemilik ruko yang terancam dibongkar, mengaku resah lantaran pihaknya baru tahu rukonya masuk lahan jalan dan terancam tergusur selebar 1,5 meter. Padahal, menurutnya, pembangunan ruko tersebut sudah menyesuaikan luas lahan berdasarkan sertifikat tanah yang ia pegang.

“Sertifikatnya saya ada. Saya kok baru tahu kena. Wong saya bangun sesuai sertifikat,” kata Fitriyah, kemarin.

Jika benar-benar harus dibongkar, lanjut dia, pihaknya berharap ada kompensasi dari pemerintah daerah untuk perbaikan ruko miliknya itu.

“Kalau digusur ya saya keberatan. Sebab untuk merapihkan ya saja tidak cukup seminggu dan membutuhkan biaya. Sementara pelebaran jalan sudah dilaksanakan,” terangnya.

“Namun kami masih menunggu kebijakan dari pemerintah untuk persoalan ini. Sebab, bukan cuma ruko saya, ada juga satu tetangga saya yang bengkelnya juga kena,” tambahnya.

Kepala DPU TARU Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro menyatakan, sebenarnya pihak pemerintah sudah melakukan sosialisasi lewat kecamatan dan desa. Namun dimungkinkan ada miskomunikasi yang membuat persoalan ini muncul.

“Ruko milik warga ini secara kajian masuk daerah milik jalan. Tentang bagaimana penyelesainnya, tetap nanti akan kita bicarakan lebih lanjut kepada masyarakat. Solusi akan segera kita bicarakan. Agar paket pembangunan jalan dari Mayangan sampai Api-api ini bisa selesai,” ujar Wahyu, kemarin. (yan)

Penulis: Muhammad Hadiyan | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments