Radar Batang

Ada Apa Ini, Kok Karyawan BPJS Kenakan Kostum Pejuang

Kostum Pejuang

UNIK – Seluruh karyawan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batang mengenakan kostum pejuang untuk menyambut Hari Pelanggan Nasional 2018.
M DHIA THUFAIL

BATANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Batang, Jalan Jendral Sudirman Kepuh, Proyonanggan Tengah, Batang, merayakan Hari Pelanggan Nasional 2018 dengan cara unik. Selama tiga hari ke depan, karyawan akan menyapa peserta yang datang ke kantor BPJS dengan kostum khusus.

Ya, pada perayaan Hari Pelanggan Nasional 2018 yang jatuh pada Selasa (4/9), seluruh karyawan BPJS Ketenagakerjaan mengenakan kostum bertema pejuang kemerdekaan. Hari berikutnya, berganti kostum dengan tema adat Jawa yang akan diusung, dan di hari ketiga ditutup dengan kostum bertema lapangan.

Dalam perayaan kali ini, banyak peserta yang tampak bingung dan senyum-senyum memperhatikan berbagai kostum yang dikenakan karyawan, mulai dari kostum ala Panglima Besar Jenderal Sudirman, hingga kostum penjajah. Mereka baru tahu bahwa hari itu merupakan peringatan Hari Pelanggan Nasional.

Kepala BPJS Kantor Cabang Batang, Bambang Indriyanto berharap, melalui peringatan Hari Pelanggan Nasional 2018 akan makin banyak tenaga kerja yang memahami dan merasakan manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Selain kegiatan menggunakan berbagai macam kostum, BPJS Ketenagakerjaan juga menyelenggarakan lomba membuat cerita positif di media sosial Facebok atau Istagram dengan tema “BPJS Ketenagakerjaan Selalu di hatiku”. Dalam cerita tersebut berisi Pengalaman peserta saat datang dan dilayani oleh petugas BPJS Ketenagakerjaan KCP Batang. Adapun pemenang lomba akan diumumkan melalui Facebook dan Istagram BPJS Ketenagakerjaan.

“Setiap pekerja memang sudah seharusnya dilindungi program BPJS Ketenagakerjaan, sehingga apabila terjadi kecelakaan kerja atau kematian sudah ada yang melindungi, yaitu Negara,” ujar Bambang saat ditemui di kantornya, Selasa (4/9).

Ia mengungkapkan, manfaat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bukan cuma akan dirasakan oleh peserta, namun juga keluarganya selaku ahli waris. “Kalau terjadi resiko kematian di luar kegiatan kerja, maka keluarga selaku ahli waris akan menerima santunan Jaminan Kematian (JK) sebesar Rp 24 juta. Dan bila mengalami resiko kecelakaan kerja maka biaya yang muncul akan dicover oleh BPJS Ketenagakerjaan selama masih dalam indikasi medis” tandasnya. (fel)

Facebook Comments