Radar Kajen

Kabar Gembira Bagi Pencari Kerja, Ada 30 Perusahaan Buka Lowongan Kerja

Resmikan Job Fair Kajen

BUKA JOB FAIR – Wakil Bupati Pekalongan Hj Arini Harimurti didampingi Bupati Pekalongan Asip Kholbihi secara simbolis membuka pelaksanaan Job Fair di Gedung Pertemuam Umum Kajen, Selasa (4/9).
TRIYONO

Job Fair Berakhir Hari Ini

Pemkab Pekalongan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja menggelar Job Fair untuk memberi kesempatan pencari kerja. Untuk kegiatan ini, sebanyak 30 perusahaan membuka lowongan kerja untuk umum selama 2 hari di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen, Selasa (4/9).

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat membuka Job Fair atau pameran pasar kerja menyatakan bahwa jumlah pencari kerja di Kabupaten Pekalongan masih cukup tinggi. Sejak Juni 2016 hingga saat ini ada sekitar 14 ribu pencari kerja, dan sudah terserap di dunia kerja sekitar 6.500 orang. Oleh karena itu, Pemkab Pekalongan terus berupaya untuk membuka kesempatan kerja bagi para pencari kerja tersebut. Salah satu upayanya, pemda bekerjasama dengan Kementrian Tenaga Kerja menggelar job fair 2018 selama dua hari, 4-5 September 2018, di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen.

“Sejak dilantik pada Juni 2016, jumlah pencari kerja di Kabupaten Pekalongan mencapai 14 ribu orang, dengan kesempatan kerja yang ada baru 9 ribu. Dari jumlah pencari kerja itu baru terserap sekitar 6.500 orang. Mudah-mudahan dari 30 perusahaan yang ada di job fair ini bisa menyerap seribu tenaga kerja,” harapnya.

Menurutnya, dalam 12 mandat rakyat dirinya berjanji akan membuka 100 ribu lapangan kerja. Ia memperkirakan hingga 2021 akan mampu membuka 20 ribu lapangan kerja, sehingga masih tersisa 80 ribu lagi.

“Di Kabupaten Pekalongan ada 53 ribu UMKM. Jika satu UMKM saja bisa tambah dua pekerja, maka berapa yang bisa terserap. Selain memberdayakan sektor formal, lapangan kerja sektor informal dengan penguatan ekonomi kerakyatan akan terus dilakukan. Salah satunya sebentar lagi pemda bekerjasama dengan Perhutani dan UGM akan membuka badan usaha milik rakyat,” terangnya.

Untuk itu, Pemkab Pekalongan akan terus berupaya mencari solusi untuk membuka lapangan kerja, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Karena banyak juga perusahaan yang siap berinvestasi di Kabupaten Pekalongan. Jika investasi itu terwujud, maka akan membuka lapangan kerja baru.

“Undip di Kajen juga sebentar lagi akan memulai perkuliahan. Ada kesempatan bagi S2 untuk lowongan dosen,” imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan, Edi Haryanto, menyatakan, job fair bertujuan untuk mempertemukan pemberi kerja dan pencari kerja, membuka kesempatan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jumlah pengangguran berdasarkan warga yang memohon kartu pencari kerja dari Januari hingga September ini ada 5.501. Pameran pasar kerja ini diikuti 30 perusahaan dengan lowongan kerja sekitar 1.380. Sasarannya para pencari kerja atau pengangguran, termasuk para korban PHK,” ungkapnya.

Adapun sejumlah perusahaan yang ikut membuka lowongan dalam Job Fair diantaranya PT Bina Arta Ventura, Adira, PT Jembatan Citra Nusantara, PT Asuransi Jiwasyara, Suzuki Motor Finance, CS Finance, Etos National dan lainnya. (yon)

Facebook Comments