Radar Kajen

Gara-gara Mencuri Ini, Untung Jadi Buron dan Tertangkap

Gara-gara Mencuri Ini, Untung Jadi Buron dan Tertangkap

DIPERIKSA – Untung Nasib (41) warga Dukuh Tegalborang Desa Wonosari Kecamatan Siwalan kepergok mencuri lempengan besi milik PG Sragi setahun yang lalu.
TRIYONO

SRAGI – Seorang buruh serabutan, Untung Nasib (41) warga Dukuh Tegalborang Desa Wonosari Kecamatan Siwalan ditangkap Reskrim Polsek Sragi. Dia merupakan pencuri lempengan besi milik PG Sragi setahun yang lalu dan menjadi buronan.

Kapolsek Sragi AKP Sumantri membenarkan penangkapan itu. Kata dia, penangkapan itu berawal saat Suwarno (51) selaku karyawan pabrik gula PG Sragi yang melihat pelaku.

Dijelaskan, saat pelapor sedang melaksanakan patroli penjagaan pos di dalam Pabrik gula Sragi. Tiba tiba Suwarno melihat besi pagar limbah pabrik hilang.

Atas kejadian itu, Suwarno menyuruh Nunuk Haryanto (38) bersama Sodikin (48) untuk mengecek lokasi sekitar pabrik. Saat dalam perjalanan pengecekan pabrik, mereka berdua memergoki pelaku sedang membawa lempengan besi berbentuk bulat.

“Dengan kejadian itu, selanjutnya Suwarno dan Nunuk membawa pelaku beserta besi lempengan ke pos Satpam untuk dimintai keterangan. Dari keterangan ternyata pelaku akhirnya mengakui bahwa sebelumnya juga sudah pernah melakukan pencurian di tempat yang sama,” katanya.

Kedua Satpam memberikan toleransi disuruh pulang, namun dengan syarat untuk mengembalikan besi yang pernah diambil. Akan tetapi meski diberi kesempatan untuk mengembalikan, pelaku malah mengabaikan hingga laporan dibuat pelaku tidak juga datang mengembalikan besi yang telah diambil. Atas perbuatannya, pelaku akhirnya ditetapkan sebagai DPO.

“Kemudian hari Kamis tanggal 30 Agustus 2018 kemarin sekira pukul 11.30 WIB, Unit Reskrim Polsek Sragi mendapat info bahwa Untung Nasib yang ditetapkan buron sedang berada di rumah. Mengetahui info tersebut unit reskrim langsung mendatangi rumah dan melakukan penangkapan terhadap tersangka,” lanjutnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, kini tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan maksimal 7 tahum penjara.
“Untuk barang bukti yang diamankan berupa lempengan besi bulat diameter 28 cm dan tebal 2 Cm,” tandasnya. (yon)

Penulis: Triyono

Facebook Comments