Radar Jateng

Minum Es Puter, 16 Siswa SD Keracunan

KODIM REMBANG FOR RADAR KUDUS
DAPATKAN PERAWATAN: Siswa SDN 1 Dresi Kulon mendapatkan perawatan di Puskesmas Kaliori setelah keracunan es puter.

REMBANG – Sebanyak 16 siswa SDN 1 Dresi Kulon, Kecamatan Kaliori, keracunan setelah minum es puter kemarin pagi. Es itu mereka beli di depan sekolah. Alhasil, para siswa ini dilarikan ke Puskemas Kaliori. Namun tak sampai opname. Hanya rawat jalan.

Penjual es puter itu seorang ibu. Usianya sekitar 36 tahun. Dia memang biasa berjualan di depan sekolah.

Keluhan kali pertama dialami siswa berinisial UM, salah seorang siswi kelas V. Perutnya terasa sakit usai meminum es puter tersebut. Sedangkan UM juga memberikan es puter ke rekan-rekannya. Mereka juga merasakan hal yang sama. Setelah minum es puter, para siswa mengeluh sesak nafas, perut mual, dan kepala pusing. Lalu muntah-muntah.

Mereka menangis sambil merasakan sakit. Total ada 16 siswa yang merasakan hal yang sama. Empat siswa dari kelas III, enam siswa dari kelas IV, dan enam siswa lain dari kelas V.

Mereka dibawa ke Puskesmas Kaliori. Sebanyak 15 siswa langsung diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan. Sedangkan UM harus mendapat perawatan intensif. Meskipun akhirnya diperbolehkan pulang pada hari itu juga.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang Bambang Irawan membenarkan, hal ini. ”Memang benar, ada siswa di SD tersebut yang keracunan ringan. Semuanya sudah diperbolehkan pulang setelah mendapat perawatan di Puskesmas Kaliori,” ungkapnya kemarin.

Bambang menambahkan, sudah berkali-kali pihaknya meminta kepala sekolah dan guru untuk mengawasi siswanya. Terutama soal jajanan yang biasanya dijual di depan sekolah. (lid/lin/jpg)

Kronologi
• Siswi kelas V berinisial UM membeli es puter di depan sekolah
• Setelah diminum, perutnya terasa sakit
• Rekan-rekannya kemudian ikut mencoba es puter itu
• Mereka juga merasakan sakit. Sesak nafas, perut mual, kepala pusing, dan muntah
• Siswa yang keracunan lalu dibawa ke Puskesmas Kaliori
• 15 siswa langsung diperbolehkan pulang
• 1 siswa, UM sempat dirawat intensif. Namun diperbolehkan pulang hari itu juga

Facebook Comments