Metro Pekalongan

Duh, Gara-gara Ini Ribuan Warga Kandang Panjang Kekurangan Air Bersih

Antri Air bersih

ANTRE AIR – Warga kampung Salam Manis, Kelurahan Kandang Panjang, Pekalongan Utara, harus rela mengantri untuk mendapatkan air bersih dari mobil tangki PDAM karena pipa PDAM rusak terkena alat berat proyek peningkatan jalan di permukiman setempat, kemarin (30/8).
WAHYU HIDAYAT

KOTA PEKALONGAN – Ribuan warga Kelurahan Kandang Panjang, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan dalam dua hari terakhir ini kekurangan pasokan air bersih. Ini disebabkan oleh rusaknya jaringan pipa PDAM karena terkena alat berat pada proyek peningkatan jalan di kawasan permukiman setempat.

Menurut warga setempat, jebolnya pipa PDAM akibat terkena alat proyek itu terjadi sejak Rabu (29/8) sore. Titik kerusakan berlokasi di Kampung Salam Manis, masuk RW 06 Kelurahan Kandang Panjang.

Hal itu otomatis menyebabkan terhentinya distribusi air dari PDAM ke rumah-rumah warga. Padahal, warga setempat sangat bergantung pada PDAM untuk mendapatkan air bersih.

Menurut Ketua Paguyuban RT RW setempat, Agus Riyanto, kerusakan pipa PDAM akibat kena alat berat proyek perbaikan jalan itu sudah yang ke sekian kalinya. “Sebelumnya kena pipa PDAM di Jalan Yudhistira, tapi tadi malam sudah selesai diperbaiki. Sekarang kena yang di Kampung Salam Manis, dan ini lebih parah. Akibatnya warga sulit mendapatkan air bersih dari PDAM. Warga yang terdampak kurang lebih mencapai 1.000 KK, ada di empat RW,” tuturnya.

Pihaknya menduga, terjadinya insiden tersebut lantaran tidak adanya koordinasi yang matang antara pihak kontraktor pelaksana proyek dengan PDAM Kota Pekalongan. “Warga berharap agar kerusakan segera diperbaiki supaya pasokan air PDAM ke warga kembali lancar. Ke depan mestinya ada koordinasi yang matang terlebih dahulu antara pelaksana proyek dengan PDAM,” ungkapnya.

Agar warga terdampak tetap mendapatkan air bersih, akhirnya PDAM mendatangkan tangki air ke lokasi permukiman setempat. Sebagaimana yang dilakukan pada Kamis (30/8) kemarin. Droping air bersih menggunakan tangki PDAM teesebut langsung disambut antusias warga. Di bawah terik matahari, mereka rela mengantre sambil membawa jeriken, ember, galon, dan semacamnya untuk mendapatkan air bersih.

Kasi Trantib Kelurahan Kandang Panjang, Joko Agus, berharap permasalah tersebut segera diatasi. “Kasihan warga. Kemarin sudah antre untuk dapat air bersih, sekarang masih antre lagi. Adapun warga yang terdampak sekitar seribu KK, ada di RW 6, RW 10, RW 12, dan RW 9. Semoga ke depan agar dikoordinasikan lagi, supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” katanya.

Sementara itu, Aftor, selaku pengawas proyek membenarkan terputusnya pipa PDAM tersebut karena terkena alat saat pengerjaan proyek berjalan. Itu disebabkan dari pihak kontraktor tidak tahu bahwa di lokasi tersebut ada pipa PDAM.

“Akhirnya pipa itu tergali, patah,” katanya.

Dia menyampaikan bahwa permasalahan tersebut sedang dalam penanganan agar segera mungkin teratasi. “Saat ini masih dalam proses perbaikan,” imbuhnya.  (way)

Facebook Comments