Radar Kajen

Para Seniman di Kabupaten Pekalongan Berharap Ini

Rintisan Pasar Seni

AJANG FOTO – Hasil karya lukisan asli Kabupaten Pekalongan jadi objek untuk foto bersama keluarga.
TRIYONO

Dalam HUT Kabupaten Pekalongan ke 396, Paguyuban Seniman Kota ikut berperan serta dalam meramaikan Pekan Raya Kajen atau Kajen Expo. Guna memfasilitasi para seniman, Pemkab diminta membangun Pasar Seni. Sebab, karya seni juga ikut berperan sebagai penggerak ekonomi rakyat.

Sementara untuk memeriahkan Kajen Expo 2018, di stand bertuliskan ‘Rintisan Pasar Seni Kabupaten Pekalongan’ terpampang sejumlah hasil karya lukisan asli seniman Kota Santri. Lukisan tersebut memiliki daya tarik tersendiri, hasil goresan para seniman juga banyak yang dijadikan sebagai objek foto bersama keluarga.

Salah seorang seniman, Rudito (35), asal Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, menyampaikan bahwa dirinya bersama rekan seprofesi sengaja ikut memeriahkan Hut Kabupaten Pekalongan ke 396. Hal itu sengaja dilakukan karena selama ini hasil karya seni lokal jarang dikenal oleh masyarakat umum.

“Mudah mudahan melalui Pekan Raya Kajen ini hasil lukisan kami dapat dikenal, sehingga para pecinta lukisan tidak usah jauh jauh mencari di luar daerah. Karena hasil karya seniman asli Kota Santri juga tak kalah dengan luar daerah, karena banyal juga pesanan dari luar jawa,” ungkapnya.

Diakui, ketika pembukaan Pekan Raya Kajen Bupati Pekalongan H Asip Kholbihi juga menyempatkan diri untuk mengunjugi stan ‘Rintisan Pasar Seni Kabupaten Pekalongan. Ketika berkunjung ternyata respon bupati cukup antusias, bahkan usai kegiatan ini para seniman diminta untuk membicarakan lebih lanjut.

“Respon Pak Bupati Cukup baik, dan usai expo siap memfasilitasi. Kami berharap dengan keberadaan Pasar seni ini bisa menjadikan wadah bahwa hasil karya seni asli Kota Santri itu ada dan banyak juga peminatnya,” imbuh seniman yang akrab dipanggil Rudi Panca atau Catot itu. (yon)

Facebook Comments