Metro Pekalongan

Awas, Mulai Besok Jalan Teratai dan Cempaka Satu Arah

KOTA PEKALONGAN – Dishub Kota Pekalongan akan kembali menerapkan sistem satu arah, untuk mengurai kepadatan lalu lintas. Kali ini satu arah akan diterapkan di dua ruas jalan, yakni Jalan Teratai dan Jalan Cempaka mulai awal September.

Penerapan sistem satu arah tahap ketiga ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di kawasan Taman Sorogenen usai penempatan pasar darurat di kawasan tersebut.

Kepala Dishub Kota Pekalongan, Slamet Prihantono, menjelaskan dalam rapat Forum Lalu Lintas dan Jalan (FLLAJ) sudah diputuskan penerapan satu arah di dua ruas jalan tersebut. Namun masih ada tiga opsi sistem yang akan diterapkan.

“Kali ini sudah diputuskan sistem satu arah akan diterapkan yakni di Jalan Cempaka satu arah dari selatan ke utara dan Jalan Teratai dari utara ke selatan,” jelasnya usai rapat FLLAJ, Kamis (30/8).

Namun khusus untuk Jalan Teratai, penerapan sistem satu arah akan dibatasi waktu yakni sore hingga pagi akan tetap diberlakukan dua arah sementara pagi hingga sore hari diterapkan satu arah. Sedangkan untuk Jalan Cempak satu arah akan diberlakukan 24 jam. “Karena untuk Jalan Cempaka melintas pasar darurat. Sedangkan disana sejak dini hari sudah ada aktivitas di pasar,” tambah Totok, sapaan akrabnya.

Selain dua ruas jalan tersebut, Dishub sebelumnya juga berencana menerapkan satu arah pada ruas Jalan Kenanga. Tetapi karena kebutuhan masyarakat dan volume arus lalu lintas masih dianggap layak penerapan satu arah di ruas Jalan Kenanga belum akan dilakukan saat ini. “Tapi karena kondisi lalu lintas masih belum banyak sehingga di Jalan Kenanga diputuskan tetap dua arah,” katanya.

Selain menerapkan satu arah tahap ketiga, dalam rapat tersebut juga dilakukan evaluasi terhadap penerapan satu arah di Jalan Kartini dan Jalan Tentara Pelajar. Di Jalan Kartini, satu arah hanya berlaku untuk roda empat atau lebih ditambah penerapan batas waktu yakni sejak pukul 06.00 pagi hingga 18.00 sore.

Untuk Jalan Tentara Pelajar, satu arah hanya diberlakukan untuk roda empat atau lebih dari selatan ke utara. Sedangkan untuk roda dua tetap diberlakukan dua arah. “Untuk itu di Jalan Tentara Pelajar kami akan mengaktifkan kembali traffic light di simpang tiga antara Jalan Tentara Pelajar dan Jalan Cendrawasih,” jelasnya.

Asisten I Setda Pekalongan, Doyo Budi Wibowo, mengatakan penerapan satu arah di Jalan Teratai dan Jalan Cempaka sudah menjadi kebutuhan untuk mengantisipasi kondisi lalu lintas di kawasan Taman Sorogenen. “Kami terima kasih kepada Dishub dan Polres yang sudah menyiapkan antisipasi terjadinya krodit lalu lintas dan sudah diputuskan untuk diterapkan mulai awal September,” kata Doyo.

Dengan penerapan satu arah tersebut, Doyo berharap tidak lagi terjadi krodit lalu lintas dan masyarakat sekitar maupun masyarakat yang akan berbelanja di pasar darurat Taman Sorogenen diharapkan dapat bersama menjalankan aturan yangs udah disepakati. “Kami mengimbau masyarakat agar tertib sesuai aturan yang sudah diterapkan. Mohon bersabar karena memang saat ini masih ada beberapa kondisi darurat yang terjadi,” pesannya. (nul)

Facebook Comments