Metro Pekalongan

Inovasi SMKN 2 Pekalongan Ini Bantu Sekolah Hadapi Rob

hadapi Rob

PANTAU – Kepala SMKN 2 Pekalongan bersama Waka Sarpras saat memantau kondisi air pada alat sismantik.
MALEKHA

KOTA PEKALONGAN – SMKN 2 Pekalongan membuat Sistem Ppenanggulangan Rob (Sismantik) yang dirakit sekolah sendiri, guna meminimalisir dampak bencana rob.

Demikian disampaikan Waka Sarpras SMKN 2 Pekalongan, Torik, sembari memperlihatkan alat yang sudah banyak memberikan manfaat kepada sekolah, Rabu (29/8).

“Sismantik ini kita sudah buat sejak 2016 lalu. Karena berada di sekolah yang posisinya berdekatan dengan laut, maka tak ada yang bisa kita lakukan selain meminimalisir dampaknya saja. Nah dari sismantik ini kita bisa mengurangi efek buruknya,” ungkap Torik.

Sistem kerja sismantik adalah memberikan notifikasi untuk mengingatkan jumlah debet air yang berada di lingkungan sekolah. Ketika berada di level waspada maka sismantik ini akan memberikan pesan kepada kepala sekolah dan jajaranya bahwa debet air sudah dalam level bahaya.

“Nah dari sms masuk itu, kita akan langsung pantau melalui CCTV untuk mengecek kebenaran pesan yang masuk. Jika pesan tersebut benar maka kita akn menghidupkan pompa-pompa air yang kita punya untuk menyedot air keluar,” imbuhnya.

Sejauh ini, alat tersebut menurutnya sudah cukup bnyak membantu dan masih terus berfungsi hingga hari ini. Sehingga meskipun disekitar lingkungan terdampak rob parah, SMKN 2 Pekalongan bisa mengantisipasinya sejak awal.

“Alat ini kita buat sendiri ya. Murni rakitan kita, hanya alat-alatnya saja yang beli. Jadi tidak ada Rp5.000.000 kita menghabiskan biaya,” pungkas Torik. (mal)

Facebook Comments