Metro Pekalongan

Empat Jurnal Terakreditasi, Menuju Kampus Bersaing

Jurnal Akreditasi

SERTIFIKAT – Penyerahan sertifikat akreditasi dari Kemristek Dikti pada salah satu pengelola jurnal di IAIN Pekalongan.

KOTA PEKALONGAN – Mengawali tahun akademik 2018/2019, empat jurnal IAIN Pekalongan memperoleh setifikat akreditasi oleh Kemristek Dikti. Keempat jurnal tersebut Alsinatuna, Jurnal Hukum Islam, Jurnal Muwazah dan Jurnal Penelitian.

Akreditasi ditandatangani oleh Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan, Dr Muhammad Dimyati. Sehingga keempat jurnal tersebut menjadi jurnal nasional terakreditasi.

Dalam sebuah forum tentang kejurnalan yang diadakan di internal kampus, Rektor IAIN Pekalongan Dr H Ade Dedi Rohayana, mengapresiasi usaha keras para pengelola untuk memproses akreditasi jurnal. “Capaian ini adalah hasil dari usaha tim yang solid pada masing-masing pengelola jurnal,” ungkapnya, kemarin.

Namun demikian, dia berpesan, mempertahankan peringkat dan meningkatkan peringkat jauh lebih berat dari sekadar mencapai akreditasi. “Diharapkan semua bisa bersabar untuk mencapai akreditasi,” tegasnya.

Pada forum yang sama, pernyataan rektor senada dengan Wakil Rektor I bidang akademik dan kelembagaan, Dr H Muhlisin MAg mengatakan bahwa percepatan akreditasi jurnal ilmiah menuntut adanya konsistensi, proses, substansi dan ketersebaran jurnal.

Keempat jurnal di atas adalah buah karya terbaik seluruh civitas akademik IAIN Pekalongan. Jurnal Alsinatuna, terakreditasi peringkat 4. Jurnal ini dokelola oleh program studi Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. Jurnal ini memuat isu-isu kontemporer yang berkaitan pembelajaran bahasa Arab dan Inggris yang ditulis dalam bahasa Arab dan Inggris.

Jurnal Muwazah, terakreditasi peringkat 3. Adalah jurnal kajian gender yang diterbitkan oleh Pusat Studi Gender (PSG) IAIN Pekalongan. Jurnal ini fokus pada isu-isu aktual dan kontemporer yang berkaitan dengan kajian gender lokalitas dalam berbagai perspektif baik berupa analisis, aplikasi teori, hasil penelitian, terjemahan, resensi buku, literature review. “Jurnal ini terbit setahun dua kali setiap bulan Juni dan Desember,” jelasnya.

Kemudian Jurnal Peneliltian, terakreditasi peringkat 3. Adalah jurnal kajian keagamaan yang memuat hasil riset dari berbagai macam disiplin keilmuan, kajiian agama, sosial, pendidikan, hukum, ekonomi, politik, lingkungan, bahasa, kesenian dan budaya.

Sementara Jurnal Hukum Islam, terakreditasi peringkat 3. Ini adalah jurnal berkala yang diterbitkan oleh Fakultas Syariah IAIN Pekalongan. Jurnal ini mengkhususkan diri pada pengkajian ilmu hukum Islam, hukum keluarga Islam, hukum ekonomi syariah, hukum pidana Islam, hukum tata negara Islam, Zakat serta hukum Islam kontemporer.
“Jurnal Hukum Islam terbit bulan Juni dan Desember setiap tahun. Jurnal ini telah terindeks di lembaga pengindeks nasional dan internasional bereputasi,” paparnya.

Dengan terakreditasinya 4 jurnal itu, imbuh dia, IAIN Pekalongan diharapkan bisa semakin berkembang dan mampu bersaing dengan lembaga pendidikan tinggi lain di kancah Nasional. Hal ini sesuai dengan visi Menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam yang terkemuka dan kompetitif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berwawasan ke-Indonesiaan ditingkat nasional pada tahun 2036. (way)

Facebook Comments