Radar Kajen

Walah, Mahasiswa Asal Batang Ini Nyambi Jualan Sabu

Walah, Mahasiswa Asal Batang Ini Nyambi Jualan Sabu

DIAMANKAN – Seorang mahasiswa diamankan anggota Sat Narkoba Polres Pekalongan lantaran hendak melakukan transaksi narkoba jenis sabu di Pekajangan Kedungwuni.
TRIYONO

KEDINGWUNI – Seorang mahasiswa Tohiring (20) warga Desa/Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang diamankan anggota Sat Narkoba Polres Pekalongan saat hendak melakukan transaksi narkoba sabu sabu di wilayah Pekajangan, Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan.

Tersangka diamankan bersama barang bukti berupa satu paket sabu terbungkus plastik klip transparan yang dibungkus sobekan tisu warna putih dan dimasukan dalam bekas bungkus rokok Gudang Garam Signatur. Selain itu, polisi juga menyita satu unit Hp merek Samsung Galaxy Young New warna hitam, satu unit Hp merek EVERCROSS seri P5 warna merah hitam, uang tunai sebesar Rp 30.000 dan sepotong baju lengan panjang warna coklat bermotif garis garis.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan Ipda Akrom menegaskan bahwa penangkapan tehadap tersangka dilakukan bermula ketika pukul 19.00 wib. Anggota yang sedang melaksanakan tugas mendapat informasi dari masyarakat bahwa di jalan raya Pekajangan sering dilakukan sebagai transaksi narkoba.

“Selanjutnya tim dari Sat Res narkoba menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyidikan pada pukul 01.00 wib. Ketika di lokasi Petugas mencurigai seorang yang sedang berdiri sendirian di sebuah gang beralamat di Pekajangan Gg. 15 No 28 Kelurahan Pekajangan Kecamatan Kedungwuni,” terangnya.

Kemudian, lanjut dia, petugas mendekati tersangka untuk menanyakan identitasnya. Namun dikarenakan tidak dapat menunjukan identitasnya, pemuda tersebut diamankan. Pelaku diperintahkan oleh petugas untuk mengeluarkan semua barang bawaan yang ada di saku celana dan baju yang dikenakann. Saat diperiksa, didapatkan dari dalam saku depan sebelah kanan baju lengan panjang paket sabu yang dimasukkan dalam plastik klips transparan dan dibungkus sobekan kertas tisu warna putih.

Tisu dimasukkan dalam bekas bungkus gudang garam signature. Atas temuan itu, pelaku bersama BB diamankan dan dibawa ke Satuan Narkoba Polres Pekalongan untuk di lakukan penyidikan lebih lanjut.

“Tersangka kini masih menjalani pemeriksaan lebih anjut denga dikenakan Primer pasal 114 atat (1) subsider pasal 112 ayat (1) UU R I No 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” lanjutnya.

Ditambahkan, bahwa pelaku diamankan bertepatan dengan Operasi Antik.

Seperti diberitakan, Dalam kurun waktu tahun 2016 sampai 2017 kasus penyalahgunaan Narkoba di wilayah Hukum Polres Pekalongan mengalami peningkatan sebanyak 17 persen. Adapun kasus itu dari 27 kasus di tahun 2016 menjadi 30 kasus di tahun 2017.

Hal itu dibenarkan Kabag Ops Polres Pekalongan Kompol Mohammad Udjir usai Latpraops Antik Candi di ruang Aula Polres Pekalongan, Selasa (21/8). (yon)

Penulis: Triyono | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments