Radar Pendidikan

Luar Biasa, Bocah Kelas 5 SD Ini Ciptakan Alat Pengatur Listrik

Luar Biasa, Bocah Kelas 5 SD Ini Ciptakan Alat Pengatur Listrik

BERPRESTASI – Muhammad Rasyid Albana siswa kelas 5 SD Muhammadiyah 01 Kandang Panjang, peserta terkecil dengan penemuan yang layak diapresiasi.
IST

KOTA – Adalah Muhammad Rasyid Albana siswa kelas 5 SD Muhammadiyah 01 Kandang Panjang, satu diantara peserta yang paling mencuri perhatian di gelaran Pameran Inovasi dan Kreativitas Kota Pekalongan tahun 2018.

Bukan hanya karya inovasinya yang berjudul Smart Electric Controller, yang tepat guna dan menarik banyak pengunjung. Tetapi karena Rasyid merupakan peserta terkecil dengan penemuan yang layak diapresiasi.

Smart Electric Controller adalah alat yang dibuat untuk mengontrol listrik rumah tangga seperti lampu, kipas angin, pompa air, rice cooker, dan alat listrik lainnya. Alat ini juga bisa difungsikan untuk mengontrol lisrik di perkantoran dengan melakukan ON/OFF aliran listrik melalui Handphone.

Rasyid yang bercita-cita menjadi penemu ini ketika ditanya tentang manfaat karyanya hanya senyam-senyum dan dengan lugu menjawab kalau alat yang dibuatnya ini bisa digunakan untuk mematikan lampu dari luar.

“Pokoknya kalau kita di luar rumah, terus ada lampu yang lupa kita matikan, bisa kita matikan dari luar lewat HP,” jelas Rasyid sambil mempraktikkan karyanya.

Ayah Rasyid, Bambang Dwi Harmoko, menuturkan Rasyid termasuk anak aktif yang selalu ingin tahu hal-hal baru, terutama yang berhubungan dengan elektronik. “Di rumah, dia senangnya otak-atik alat. Terutama setelah dia ikut les robotik. Dia sering mengkhayal membuat alat kemudian mencobanya. Saya hanya mensupport saja,” ungkap Bambang.

Sebagai orang tua, Bambang merasa bersyukur atas anugrah bakat yang Allah berikan kepada putranya itu. Dia berharap bila besar nanti ada karya Rasyid yang bisa bermanfaat bagi banyak orang.

Mubariyin, kepala SD Muhammadiyah 01 Kandang Panjang ketika ditemui di lokasi pameran menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas prestasi yang diukir oleh peserta didiknya itu. Dia berharap prestasi ini bisa menjadi contoh dan motivasi teman-teman rasyid yang lain untuk berprestasi.

“Atas nama sekolah, saya sampaikan terima kasih kepada mas Rasyid atas prestasi ini. Semoga bisa menjadi contoh dan memotivasi yang lain. Saya bersyukur, setidaknya dengan prestasi ini SD kita semakin dikenal,” terang Ayin, sapaan akrabnya. (mal)

Penulis: Malekha | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments