Radar Batang

Wow, Baru Dua Tahun Desa Ini Sudah Miliki 13 Jenis Tanaman Buah

Wihaji Petik Jambu

PETIK JAMBU – Bupati Batang Wihaji mencoba memetik buah jambu yang telah masak di kampung buah bandung.
M DHIA THUFAIL

Dicanangkan sebagai Kampung Penghasil Buah

Sebuah hasil tak akan pernah mengkhianati prosesnya. Begitu kalimat penyimpul yang dilontarkan Kades Bandung, Kecamatan Pecalungan, Kholidun, saat menjelaskan perjuangannya mengembangkan perkebunan buah di desanya, Selasa (28/8).

Usaha kerasnya untuk mendirikan sebuah perkebunan buah diatas lahan 5,5 hektar akhirnya berbuah manis. Dengan jangka waktu hanya dua tahun, kini kebun yang berada di Dukuh Paruk itu telah tumbuh subur dengan 13 jenis tanaman buah.

“Selama dua tahun kami terus berupaya untuk mendirikan perkebunan ini. Segala usaha telah kami tempuh. Kita study banding ke sana kemari untuk menerapkan ilmu itu di perkebunan ini. Alhamdulillah, saat ini sudah bisa kita nikmati hasilnya,” ungkap Kholidun saat menerima kunjungan rombongan Bupati Wihaji.

Adapun, 13 jenis tanaman buah yang saat ini tumbuh subur itu yakni, mangga aromanis, kelengkeng, cengkeh, jambu biji merah, jambu cristal, jambu citra, sawo, pete, nangka madu/bangkok, duren musangkeng, duren montong, duren petrok, dan jeruk siam pontianak.

“Hampir semua tanaman buah setiap harinya ada yang berbuah. Karena berdasarkan penelitian dari Dinas Pertanian pada tahun 1980, kultur tanah desa kami sangat cocok dan unggul untuk tanaman buah – buahan,” bebernya.

Ke depan, kata Kholidun, ia akan membenahi akses jalan untuk mempermudah masyarakat mengunjungi kebun buahnya. Selain itu, akan ada tambahan wahana bermain anak seperti flying fox dan taman bunga.

Dengan kesuksesan yang diraih Desa Bandung itu, Pemkab Batang mencanangkan desa itu sebagai destinasi kampung buah. Nantinya diharapkan menjadi satu di antara destinasi wisata yang dapat dijadikan rujukan bagi wisatawan.

Bupati Wihaji mengatakan, wilayah Desa Bandung yang berada pada ketinggian 200 meter di atas permukaan laut (mdpl) dengan kondisi geografis perbukitan sangat cocok untuk ditanami jenis buah-buahan. “Oleh karena itu, kami akan mencanangkan destinasi kampung buah di Desa Bandung, meski pada saat ini masih dalam tahap penataan. Tapi jika kita lihat potensinya sangat bagus dan bisa menjadi kompetitor kampung buah dari dari daerah lain,” katanya.

Menurut Wihaji, kampung buah bandung dikelola oleh pemerintah desa dengan melibatkan kelompok tani dan masyarakat. “Kami akan melakukan pendampingan agar tanaman buahnya bisa tumbuh dengan bagus dan tetap subur, serta nantinya bisa meningkatkan perekonomian warga setempat,” katanya.

Ditambahkannya, ke depan kampung buah Bandung diharapkan tidak hanya sebagai destinasi wisata saja, tetapi juga sebagai tempat edukasi pelajar maupun masyarakat dalam pembudidayaan tanaman buah agar memiliki nilai manfaat yang lebih. (fel)

Facebook Comments