Radar Jateng

Waduh, Nama Pj Gubernur Jateng Dicatut Oknum Penipu untuk Minta Dana

Syarifuddin kala dijumpai usai pelantikan dirinya sebagai Penjabat Gubernur Jateng, Kamis (23/8). (Tunggul Kumoro/JawaPos.com)

SEMARANG – Belum genap seminggu dilantik dan menjabat sebagai Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Syarifuddin langsung kena isu tak sedap. Sebab, namanya dicatut oleh orang tak bertanggungjawab untuk memohon dukungan fasilitas dan operasional kepada jajaran perangkat daerah dan pihak lain.

Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono. Dimana ia menyebut, tak lama selepas pelantikan Syarifuddin sebagai Pj Gubernur Jateng, Kamis (23/8) lalu, beredar pesan melalui aplikasi WhatsApp di kalangan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Dari nomor yang tertera, yakni 082246982277, bahkan sang oknum terang-terangan memasang gambar Syarifuddin mengenakan pakaian dinas upacara berupa jas
putih pada bagian foto profil.
Isi pesan tersebut dimulai dengan percakapan. Yang mana oknum di balik akun tersebut awalnya memperkenalkan dirinya sebagai Pj Gubernur. Setelahnya, ia menyampaikan maksudnya.

“Kalimat awalnya, ‘ass…ini nmr WA bpk gubernur. Pak Syarifuddin’. Kemudian dia mengatakan, ‘masih di kantor skrg’. Setelah ada respons dari orang yang dihubungi, oknum tak bertanggung jawab itu langsung mengutarakan maksudnya untuk meminta dukungan fasilitas dan operasional (sebagai Pj Gubernur),” ungkap Sri di komplek gubernuran, Semarang, Selasa (28/8).

Sekda memastikan bahwa pesan itu adalah suatu bentuk upaya penipuan. Lantaran, lanjutnya, Syarifuddin sendiri telah mengklarifikasi atau mengatakan bahwa hal tersebut bukanlah kelakuannya.

Untuk itu pula, Sri Puryono mengingatkan agar jajaran SKPD, stakeholder, serta masyarakat, agar waspada manakala ada pesan yang mengatasnamakan Pj gubernur dan meminta uang dan sebagainya. Ia menjelaskan, bahwa untuk mendukung pelaksanaan tugas selaku Pj Gubernur Jawa Tengah secara normatif telah diatur melalui perundangan yang berlaku. Termasuk dalam hal fasilitas dan dukungan operasional macam ini

“Jadi, sekali lagi, hati-hati terhadap informasi yang seperti itu. Konfirmasikan setiap ada pesan yang meragukan, apalagi sampai meminta-minta uang,” pungkasnya. (gul/JPC)

Facebook Comments