Metro Pekalongan

Difungsikan Lagi, Lapas Pekalongan Dihuni 132 Napi

Difungsikan Lagi, Lapas Pekalongan Dihuni 132 Napi

FOTO BERSAMA – Kalapas Kelas IIA Pekalongan yang baru, Agus Heryanto (tengah), dan Karutan Kelas IIA Pekalongan yang baru, Anggit Yongki Setiawan (lima dari kanan), berfoto bersama Walikota dan perwakilan forkompinda setempat, dalam acara pisah sambut, kemarin (27/8).
WAHYU HIDAYAT

KOTA PEKALONGAN – Pergantian jabatan Kepala terjadi di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan, kemarin.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Pekalongan kini resmi dijabat oleh Agus Heryanto. Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kalapas Narkotika, Nusakambangan, ini menggantikan Bawono Ika Sutomo, yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kalapas Pekalongan, menggantikan pejabat Kalapas Pekalongan sebelumnya, M Hilal.

Sementara, jabatan Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIA Pekalongan yang sebelumnya dijabat Bawono Ika Sutomo, kini dijabat oleh Anggit Yongki Setiawan. Sedangkan Bawono Ika selanjutnya menjabat sebagai Karutan Kelas IIA Depok.

Pisah sambut jabatan Kalapas dan Karutan Pekalongan ini telah dilakukan di Rutan Kelas IIA Pekalongan, Senin (27/8). Pisah sambut dihadiri Walikota Pekalongan HM Saelany Machfudz, perwakilan Bupati Pekalongan, perwakilan unsur Forkompinda setempat, serta jajaran pegawai UPT Kemenkumham se-Pekalongan.

Pejabat Kalapas Kelas IIA Pekalongan yang baru, Agus Heryanto, menyatakan dirinya akan meneruskan kebijakan dan program-program yang sudah dilakukan pejabat Kalapas Pekalongan sebelumnya.

Selain itu, pihaknya akan melakukan pembenahan-pembenahan, sebagaimana yang telah dilakukan pejabat sebelumnya. “Akan lakukan pembenahan-pembenahan, terutama terkait pascamusibah rob yang menimpa Lapas Pekalongan,” katanya, usai pisah sambut kemarin.

Disampaikan pula bahwa Lapas Pekalongan yang sebelumnya sempat dikosongkan hingga penghuninya tinggal belasan orang karena musibah rob besar dan robohnya tembok lapas, kini sudah kembali dihuni. Warga binaan yang menghuni Lapas Kelas IIA Pekalongan kini berjumlah 132 orang.

“Itupun harus didukung sarpras yang memadai. Secara bertahap kita benahi, kita lakukan hal-hal terbaik. Sebab kalau lapas dibiarkan kosong tanpa penghuninya pun akan jadi masalah. Apalagi Lapas Pekalongan ini besar. Sarana prasarananya perlu perawatan,” tuturnya.

Dengan adanya warga binaan yang kembali menghuni Lapas Pekalongan itu, diharapkan akan kembali memberikan manfaat bagi lapas setempat.

“Kita akan memperbaiki dan membersihkan kembali sarpras yang ada. Harapannya marwah Lapas Kelas IIA Pekalongan akan kembali lagi seperti sebelumnya. Sebagaimana yang tadi disampaikan Walikota, Lapas Pekalongan juga dijadikan sebagai salah satu cagar budaya di Kota Pekalongan,” ungkapnya.

Agus menambahkan, pihaknya juga akan kembali meneruskan usulan perbaikan tembok lapas yang roboh, sebagaimana yang telah dilakukan pejabat sebelumnya. “Semoga dalam waktu dekat tembok tersebut dibangun kembali. Kami juga berkoordinasi dengan pemda terkait rencana relokasi lapas ke lokasi baru,” ujarnya lagi.

Sementara, Karutan Kelas IIA Pekalongan yang baru, Anggit Yongki Setiawan, menyatakan akan meneruskan program yang telah dilakukan karutan sebelumnya. “Tentunya kami juga akan koordinasi dengan pegawai, dengan jajaran yang ada di Rutan Pekalongan, tentang apa-apa saja yang harus diperbaiki dan dilaksanakan,” imbuh Anggit. (way)

Penulis: Wahyu Hidayat | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments