Radar Batang

Unik, di Desa Ini Bupati dan Wabup Batang Disambut Ratusan Buah Pisang

Ngudo Roso

SAMBUTAN – Bupati Batang Wihaji memberikan kata sambutan pada acara Ngudo Roso di Desa Gemuh, Kecamatan Pecalungan.
M DHIA THUFAIL

PECALUNGAN – Ratusan jenis buah pisang terjejer rapi di kanan kiri jalan menuju Desa Gemuh, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, Senin (27/8). Buah populer itu bukan untuk festival ataupun perlombaan, melainkan simbol penghormatan menyambut kunjungan Bupati Batang Wihaji dan Wakil Bupati Suyono di desa penghasil pisang tersebut.

“One village one produk Desa Gemuh yaitu pisang, maka Pemkab akan serius memberikan pembinaan agar buah pisang ini bisa menjadi ikon Desa Gemuh,” ungkap Wihaji di sela kunjungannya.

Menurutnya, hampir semua orang suka buah pisang. Buah itupun bisa diolah menjadi berbagai macam, di antaranya sale pisang, kripik pisang, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, Pemkab akan serius melakukan pendampingan dan pembinaan, dari cara pengolahan sampai pemasaranya.

“Saya berharap, festival pisang Desa Gemuh yang setiap tahun di selenggarakan bisa kita padukan dengan program kalender wisata Kabupaten Batang. Dan tahun depan Insya Allah akan kita gelar secara besar festival pisang ini, untuk daya tarik pengunjung wisatawan,” kata Wihaji.

Kepala Desa Gemuh, Panji Nugroho, mengatakan, masyarakat desa hampir 99 persen memiliki puluhan macam jenis pisang, diantaranya pisang kepok, mas, Majalengka, pisang tanduk, pisang raja, ambon, dan kapas. Untuk produksinya, setiap hari masyarakat mampu menghasilkan 500 gunungan tandan pisang yang dipasarkan di Kecamatan Limpung, Banyuputih, dan Batang.

“Desa kami memiliki agenda festival pisang yang digelar setiap musim panen raya di Bulan Agustus dan tepat tanggal 17 digelar. Ada ribuan buah pisang di halaman rumah yang bebas dimakan siapa saja,” terang Panji Nugroho.

Terkait program kerja Ngudo Roso yang telah dilaksanakan ke 9 kalinya ini, Bupati Batang Wihaji rutin menyerap setiap aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat. Seperti aspirasi yang disampaikan oleh Surahim, warga desa setempat. Dia minta ada perbaikan dan pembangunan irigasi Sungai Jamban Gumiwang dan Bendungan dengan lebar 3 meter dan panjang100 meter. Serta Sungai Tasuran Gumiwang dengan lebar 3 meter dan panjang 100 meter.

Permintaan warga tersebut langsung dijawab oleh Bupati Batang Wihaji, yang mengatakan bahwa Pemkab Batang sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp4,7 miliar dari Provinsi Jawa tengah untuk perbaikan irigasi Desa Siampar sampai ke Pecalungan yang pada tahun ini mulai pengerjaanya. (fel)

Facebook Comments