Radar Kajen

Tingkatkan Minat Baca dan Budaya Literasi

Pameran Buku dan Arsip

CARI BUKU – Para pengunjung terutama Anak-anak sekolah sedang asyik melihat dan mencari buku yang mereka minati di stand pameran buku dan arsip.
TRIYONO

Melalui Pameran Buku dan Arsip

Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-396 Kabupaten Pekalongan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pekalongan bekerjasama dengan CV Netral Organizer New mengadakan acara Pameran buku dan arsip Kajen di Gedung GPU Kajen yang berlangsung dari tanggal 24-30 Agustus 2018.

Acara pameran buku sendiri dibuka mulai dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam dengan berbagai kegiatan mulai dari wisata buku, berbagai macam lomba seperti lomba baca puisi, lomba mewarnai KB/TK, SD kelas 1-3, menggambar SD kelas 4-6, lomba dai cilik, lomba rangking 1 (SD, SMP, SMA), lomba Hafidz Qur’an dan sosialisasi/workshop.

Manager acara, Azizah, menyampaikan mengatakan pameran ini merupakan agenda tahunan yang selalu hadir saat hari jadi kab. pekalongan atau pekan raya kajen.

“Melalui kegiatan ini harapannya agar minat baca masyarakat meningkat serta mengajarkan budaya literasi yang bisa meningkatkan SDM anak-anak dan masyarakat pekalongan,”ucapnya.

Menurutnya, terdapat 37 stand pameran yang diisi 2 stand dari pemerintah, 24 stand buku dan beberapa stand lain. Para pengunjung sendiri sangat antusias dengan adanya pameran buku, karena bisa untuk edukasi diluar sekolah untuk anak-anak sekolah yang didampingi oleh guru pembimbing. Saat ini sudah ribuan pengunjung yang datang ke pameran buku dan arsip dengan akumulasi jam 9 pagi sampai siang didominasi anak sekolah dan guru pendamping sedangkan jam 5 sore sampai malam didominasi masyarakat umum.

“Bagi pengunjung yang sudah bertransaksi di pameran buku minimal Rp. 20.000 bisa mendapatkan 1 kupon undian berhadiah berlaku kelipatan yang hadiah doorprizenya sendiri berupa sepeda gunung, dispenser, mixer, kipas angin, kompor gas, blender, sembako dan bingkisan menarik.” terang Azizah.

Salah satu penjaga stand buku dari Bandar Edukasi Semarang, Semi, menerangkan bahwa kegiatan ini sangat membantu untuk menjual buku kepada masyarakat.

“Harapannya agar kegiatan ini selalu ada serta masyarakat lebih bersemangat membeli buku karena buku merupakan jendela dunia yang bisa mencerdaskan pembacanya.” ucapnya. (yon)

Facebook Comments