Radar Pendidikan

Sekolah Rujukan, SMPN 3 Batang Berharap Perbaikan

Sekolah Rujukan, Berharap Perbaikan

KUNJUNGAN KERJA – Komisi B DPRD Kabupaten Batang saat melakukan kunjungan kerja ke SMPN 3 Batang.
NOVIA ROCHMAWATI

BATANG – SMPN 3 Batang yang sudah berstandar nasional dan menjadi sekolah rujukan, berharap ada perbaikan fasilitas. Mengingat saat ini belum tersedianya musala representatif, dan juga komputer belum standar UNBK.

Hal inilah yang dikeluhkan SMPN 3 Batang saat dikunjungi oleh Komisi B DPRD Batang, Jumat (24/8).

“Kami berharap ada bantuan pembangunan musala untuk sekolah kami. Karena yang ada sekarang belum representatif. Selain itu komputer sekolah kami kebanyakan masih berprosesor rendah. pentiumnya masih di bawah. Sehingga ketika UNBK kemarin ada beberapa gangguan dan kami harap bisa diganti dengan yang lebih layak,” terang Kepala SMPN 3 Batang, Bambang Purwantyono MPd.

Lebih lanjut, Bambang juga berharap ada bantuan pendukung untuk pengembangan ekstra kurikuler jurnalistik yang ada di sekolahnya. Pasalnya ekskul ini masih terbilang jarang di Batang. Selain itu ia juga berharap adanya perbaikan untuk lantai-lantai kelas yang sudah retak.

Menanggapi hal tersebut Kabid Sarpras Disdikbud Batang, Drs Mulyadi MM membenarkan kondisi tersebut. Ia juga berharap agar ada bantuan aspirasi dari DPRD Batang untuk SMPN 3 Batang. Khususnya terkait kebutuhan komputer. Pasalnya kebutuhan komputer ini sangat vital utamanya dalam pelaksanaan UNBK.

“SMPN 3 Batang merupakan sekolah pertama yang melaksanakan UNBK. Meski begitu memang kalau dibanding sekolah yang baru melaksanakan UNBK kondisi komputernya kalah jauh. Karena memang termasuk yang pentiumnya rendah. Nah kami juga berharap ada bantuan agar UNBK dan kegiatan lainnya berjalan lancar,” pintanya.

Ketua Komisi B DPRD Batang, Edi Siswato, menerangkan pihaknya akan berusaha mempertimbangkan aspirasi di SMPN 3 Batang ini. Pasalnya aspirasi ini akan menjadi pertimbangan untuk usulan 2020 mendatang. Meski begitu untuk hal-hal yang urgent pihaknya akan tetap memberikan bantuan. Khususnya terkait lobi dan rekomendasi untuk pihak terkait yang bisa membantu untuk memberikan solusi.

“Sangat disayangkan sekali ada beberapa kekurangan di SMP sefavorit SMPN Batang. Tentunya kami akan menjadikan ini sebagai pertimbangan kami dalam rapat-rapat. Dan kami juga berharap sekolah intens untuk melakukan komunikasi dengan pihak terkait yang sekiranya juga bisa memberikan bantuan. Seperti dengan DPRD Provinsi, atau dari alumni dan lainnya. Namun kami tetap akan membantu, agar permasalahan ini dapat segera dicari solusinya,” tegas Edi. (nov)

Penulis: Novia Rochmawati

Facebook Comments