Radar Batang

Sering Gelar Festival, Program Tahun Kunjungan Wisata Bisa Sukses

Festival Layang-layang

FESTIVAL – Pemerintah Kabupaten Batang melalui Kecamatan Knademan menggelar festival layang layang dalam rangka memeriahkan HUT ke 73 RI.
M DHIA THUFAIL

BATANG – Tak cukup dengan pawai mobil hias, perayaan HUT ke 73 RI di Kabupaten Batang kembali diperingati dengan meriah. Minggu (26/8) pagi kemarin, ratusan masyarakat memadati Pantai Muara Kalisono, Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, untuk menyaksikan festival layang – layang.

Festival yang diikuti oleh ratusan peserta itu berlangsung meriah. Terlebih sebelum dimulainya pertandingan, para peserta membentuk formasi tulisan Heaven Of Asia dan membentangkan Bendera Merah Putih dengan ukuran 50×20 meter.

Camat Kandeman, Dwi Riyanto, mengatakan, Festival layang – layang diikuti oleh 250 peserta dari tingkat pelajar dan umum. Untuk kategoti umum berdiamter 50 cm, kategori pelajar A dan B layang – layang berdiamter 50 cm.

“Total hadiah yang diperebutkan ada sebanyak Rp. 4 500.000,- kategori umum dan pelajar juara I Rp. 1 juta, juara II Rp. 750 ribu, dan juara III Rp. 250 ribu,” tandasnya.

Bupati Batang, Wihaji, yang membuka kegiatan tersebut mengatakan, festival layang – layang tradisional itu sangat unik dan menarik. Pasalnya, ada berbagai bentuk dan karakter layang – layang yang diterbangkan.

“Festival sangat asik, menyenangkan dan unik. Saya sempat menerbangkan dua layang – layang berbentuk bendera merah putih dan tombak Abirawa yang menjadi Pusakanya Kabupaten Batang,” kata Wihaji.

Ia juga mengatakan bahwa Kabupaten Batang memiliki pantai yang sangat panjang. Oleh karena itu, ke depan pemkab akan serius menggelar festival layang – layang lebih besar lagi atau tingkat nasional.

“Dengan kita sering menggelar festival, maka program tahun kunjungan wisata dengan tagline Heaven Of Asia bisa sukses di tahun 2022. Oleh karena, kedepan kita akan gelar festival yang lebih besar lagi, dan festival layang – layang akan kita jadikan sebagai program kalender tahunan wisata Pemkab Batang,” ungkap Wihaji.

Lebih lanjut dikatakan Wihaji, Festival layang – layang yang baru pertama kali digelar itu cukup menarik bagi pengunjung. Hanya saja, masih ada yang perlu dibenahi, yakni model layang, cara penerbangan, kategori, inovasi dan promosinya diperluas. Dengan cara itu, nantinya even itu akan lebih menarik lagi. (fel)

Facebook Comments